Judul tulisan ini buat saya ini jenis one millior dollar question, setiap trader pengguna amibroker atau platform lain mustinya bertanya akan hal ini, jika belum terpikir hal ini, anda harus kembali menganalisa berapa jumlah candle ideal yang menjadi tampilan default di amibroker anda.

walaupun terlihat remeh, jumlah candle default amibroker akan menentukan bagaimana anda melihat dan menjustifikasi pergerakan harga, dan trend harga. selain hal tersebut, buat saya penentuan jumlah candle ini akan mempengaruhi keputusan jual / beli bahkan trading sistem anda. kok bisa? begini ceritanya.

jika jumlah candle cukup panjang +- 100 candle maka anda akan mendapatkan view mid to longterm trend. dan sebaliknya jika jumlah candle cukup pendek +- 50-60 candle maka gambaran term akan pendek. sebagai bocoran, saya pakai 65 candle sebagai default view.

sebagai gambaran kecil betapa pentingnya jumlah candle ini saya kasih contoh deh,

jika default candle anda 100an, maka anda akan OTOMATIS tergiring melihat gambar mid – long term, begitu pula sebaliknya. ingat ya ini OTOMATIS bray. coba dipikirin dan di ingat, pernah tak keputusan beli yang direview kembali kok malah jadi keputusan yang aneh jika dilihat dari jangka periode yang berbeda. prasaan dulu pas beli keliatan bagus di short term, ternyata sedang downtrend di long term.

bagus mana? otomatis mid – long, atau short term? nah ini tergantung trading sistem. makanya diatas saya nulis bahwa bahkan trading sistem juga harus dicocokkan dengan jumlah candle default. kenapa? karena secara otomatis akan mempengaruhi keputusan anda. ini sangat penting.

kenapa ini penting? karena your first impression define your primary judgement.

kok bawa bawa first impresi? ijinkan saya menjawab agak muter y.

regardless apakah besok saya akan belanja atau tidak, punya barang atau tidak, saya selalu chart walking. ada 50an chart di shortlist yang saya cek tiap malam. dimulai dari AALI sampai WSKT. setiap chart saya screen cepat untuk menyaring beberapa chart yang menjadi gacoan saya. dalam screening, paling lama saya menghabiskan waktu 30 detik. seringkali tidak lebih dari 10 detik.

bisa anda bayangkan, diwaktu kurang dari 10 detik, saya harus melatih kemampuan judgement saya terhadap potensi pergerakan saham sebuah emiten. di buku thinking, fast and slow karya daniel kahneman, ada hal yang membahas kemampuan para expert dalam mengambil keputusan yang sangat cepat, disebut expert intuition, mr daniel mengatakan bahwa “intuition is nothing more and nothing less than recognition and valid intuition develop when expert have learned to recognize familiar element in new situation and to act in a manner that appropriate to it

jika anda bertanya, kenapa harus buru buru? well, ada dua reason buat anda.

  1. jika anda melihat sebuah chart, dan tidak ada “sesuatu” yang anda rasakan dari chart itu, maka sebaiknya anda abaikan saja chart tersebut. – saya pernah baca quote ini
  2. dalam trading, semua hal bergerak cepat, pengambilan keputusan diambil cenderung dilakukan dibawah tekanan. jadi untuk menghindari pengambilan keputusan yang ceroboh, anda harus melatih diri anda untuk mengambil keputusan secara cepat namun tepat. caranya? ya terus melatih cepat berkeputusan dibawah tekanan. ini disebut stres inoculation.

balik lagi ke jumlah candle tadi. baik expert intuition, dan stress inoculation semuanya bertujuan dalam mengambil keputusan secara cepat dan tepat. namun anda tidak boleh lupa bahwa kedua hal tersebut juga ditentukan oleh apa yang anda nilai / lihat saat mengambil keputusan yaitu chart harga.

maka ini kembali ke first impression, first impresi anda akan mempengaruhi baik intuisi dan analisa yang ujungnya berdampak kepada keputusan jual dan beli. maka jika boleh sedikit lebay, bahwa jumlah candle dalam chart harga juga menentukan kesukses dalam trading. hehe

jadi, berapa jumlah candle ideal sebagai default view sistem anda? silahkan oprek sistem anda.