Category: stockactivist (page 1 of 35)

the fourth horseman

The Four Horsemen of the Apocalypse adalah kuartet entitas yang menggambarkan empat konsep utama Apocalypse. a.k.a kehancuran dunia. masing-masing dikenal sebagai: Penaklukan, Perang, Kelaparan, dan yang ke empat adalah jeng.. jeenggg… kematian.

masing-masing punya kisah sendiri, ya mirip-mirip The Tale of the Three Brothers-nya harry potter lah.  tapi saya bukan mau bicara soal mitologi cerita diatas, karena terus terang ga gitu paham, pertama denger the four horseman juga dari plesetan bukunya scott-galloway the four. 

di the four, 4 entitas yang punya kekuatan besar yang akan membawa dunia menuju ‘Apocalypse’ adalah amazon, apple, facebook dan google. 

yang pertama, amazon,  pengecer yang menolak membayar pajak penjualan, memperlakukan karyawannya dengan buruk, menghancurkan ratusan ribu pekerjaan, namun dirayakan sebagai teladan inovasi bisnis.

kedua, apple, sebuah perusahaan komputer yang menyembunyikan informasi tentang tindakan domestik terorisme dari penyidik federal, dengan dukungan dari basis penggemar yang memandang perusahaan mirip dengan agama.

ketiga, facebook, perusahaan media sosial yang menganalisis ribuan gambar anak-anak Anda, mengaktifkan telepon Anda sebagai alat pendengar, dan menjual informasi ini ke perusahaan-perusahaan Fortune 500.

Dan empat, google, platform iklan yang mengomando, di beberapa pasar, 90 persen bagian dari sektor yang paling menguntungkan di media, namun menghindari peraturan anti persaingan melalui litigasi dan pelobi yang agresif.

itu menurut scott-galloway loh ya.. lantas apa hubungannya dengan saham?

saya cuma suka istilahnya the four horseman, hehe. itu aja.. kebetulan dalam trading saya punya 3 kriteria utama, yang saya singkat menjadi A-B-C, jika 3 hal ini tidak terpenuhi jangan harap saya entry di sebuah saham. jadi setiap ada setup menarik, saya akan membuat checklist apakah setup tersebut memenuhi kriteria A- akumulasi / volume yang cukup/mengkonfirmasi, B – Breakout (karena saya adalah trader seorang yang memanfaatkan momentum) , C – conflucence, saham ini harus memiliki dukungan indikator yang confluence, berhimpit atau saya artikan saling mendukung. simpel kan?semua berjalan baik dengan 3 kriteria di atas, 3 kriteria diatas juga umum, rasanya banyak trader menggunakan kriteria diatas,.. 

lalu kemarin saya belajar soal time. the fourth horseman. 

ada kegalauan saat pertama belajar soal time, karena buat saya menebak timing market adalah hal yang sia-sia, diawali dengan rasa penasaran, akhirnya saya belajar soal substansi ini. 

dan hasilnya

pendeknya, saat ini sistem saya menggunakan 4 kriteria, saya sebut the four horseman, tapi ini bukan soal Apocalypse apalagi membawa akun saya menuju ke hancuran, ini cuma nama-nama-an, akronim, cocokology, biar saya gampang mengingat dan tidak lupa melakukan checklist setiap entry. 

mau liat chart yanga ada timenya? nantikan di blisaham.com 😛

fullstack trader

the secret to success in trading,  is surviving long enough to start a paid group 

@psychonwallst

saya pernah menulis soal layanan grup premiun yang merupakan paid services untuk jasa signaling saham-saham potensial, pendapat saya tidak berbeda, layanan grup premium memang seharusnya berbayar. 

apakah saya juga akan melakukan hal tersebut? well, sebelum dijawab mari kita bahas sebuah portfolio modern seorang freelancer, tiago dari fortelab.com memperkenalkan istilah fullstack freelancer, apa itu?

pertama definisi freelancer, freelancer biasanya digunakan sebagai term seseorang yang self-employed dan bekerja paruh waktu, biasanya project based.. freelancer yang yahud umumnya sangat spesialis, semakin expert doi di bidangnya maka semakin tinggi bayarannya. cth bidang pekerjaan freelancer adalah programmer, photografer, desain grafis dll. 

keywordnya makin jago, makin mahal bayarannya… Namun ada kelemahan sebagai pekerja lepas yaitu mereka terlalu spesialis, dipaksa untuk mempertahankan keterampilan utama sehingga sulit untuk pindah ke bidang lain.. tapi itu dulu, dengan perkembangan teknologi, porfolio seorang photografer tidak hanya jasa poto saja, belakangan bisa tumbuh ke bidang-bidang lain, inilah yang disebut full stack freelancer. berikut beberapa opsi stream income bagi seorang freelancer. 

fullstack freelancer

tiago dari fortelab memberi contoh ada 7 potensi porfolio seorang freelancer, mulai dari blogging – pendapatan di dapat dari ads, sebagai influencer di social media, memberikan online course hingga consulting. 

do you see where i’m going? 

jadi opsi stream income sebagai ‘fullstack’ trader juga banyak, tidak melulu soal paid grup, bisa online course atau menulis, atau yang lain. tinggal memanfaatkan teknologi yang ada. 

honestly saya menulis di blog ini juga tujuannya untuk mendapat stream income dari adsense (maklum dlu jaman kuliah rajin dpt cek dari google), tadinya saya mau nulis enggris biar cepet build up trafik, tapi karena yang saya tulis soal market indonesia, jadi lah tulisan indonesia yang ternyata readernya juga sedikit. (kecuali mau nulis soal stock pick). bisnis model blisaham.com juga sederhana, cuma mau jualan merchandise. itu kalo udah rame, sampai sekarang baru saya doang yang nulis disono T_T

jadi sementara ini belum ada opsi ‘stack’ lain yang saya lakukan, baru trading doang, masih fokus mengembangkan blog dan blisaham.com, apakah akan membuka paid group? rasanya belum terpikirkan. 

alternatif ‘stack’ income lainnya adalah remisier, ini lebih menarik, banyak trader senior yang begini, biasanya kalo mau jadi di-remisier-in nanti akan bonus ikut private grup.

satu lagi yang menarik adalah kelas donasi, ini umum dilakukan di salah satu grup saham @beta_bisa, terus terang saya suka banget pendekatannya, memberikan free class namun wajib donasi yang hasilkan akan di salurkan ke hal-hal sosial, mantab. walaupun secara finansial tidak menghasilkan, tapi secara networking ini sangat baik. efeksampingnya adalah respek dari trader lain. terobosan yang sangat baik, yang ngajarin juga ga main-main ilmunya. ane respek berat bosque

kira-kira begitu, porfolio seorang trader memang terbatas, tapi tidak melulu via paid group. ada banyak opsi seperti yang di contohkan pada gambar diatas,

anda punya ide lain? monggo ditulis di kolom komentar. 

terima kasih

tiago forte website: https://praxis.fortelabs.co/the-rise-of-the-full-stack-freelancer-c14a375445d9/

So here we go

udah 20 hari lalu dari artikel terakhir, semua karena wifi di rumah mati, semalam provider baru dipasang, akhirnya bisa ngenet via pc lagi, banyak ide nulis di 20 hari terakhir, apalagi market juga melewati periode krusial, jadi banyak yang harus di rapel ni 

anyway, bicara soal periode krusial, mari kita analisa via teknikal IHSG, perhatikan gambar dibawah

teknikal IHSG 

jika anda mengikuti video saya disini https://www.youtube.com/watch?v=Zh6B70x_Y0M 

saya menyatakan bahwa jika area 5975 (area merah) ditembus maka downtrend IHSG sejak september berubah trend menjadi sideways. akan terus sideways selama area 6100 blm di tembus. yang tidak muncul di video adalah bullish wedge sejak oktober, maka saat diagonal nya ditembus target logisnya adalah 6064 yang kebetulan sudah di samperin.

so, saat ini area 5975 akan menjadi area imbalance, jika berhasil di lewati maka 6100 sudah siap menghadang, apakah akan ditembus? ga ada yang tau, tp good newsnya  kita sedang ada di periode akhir tahun, jangan remehkan keinginan para manajer investasi untuk memiliki rapot baik

gelagat windes sudah muncul saat BANKING menggila 2-3 minggu lalu, terus terang saya melewati hal tersebut, karena sejak IHSG downtrend saya menghindari saham banking, ya namanya juga index downtrend, maka terlibat di pergerakan bluechip buat saya terlalu beresiko. jadilah saya cuma nonton orang-orang cuan di BANKING. 

lantas seminggu terakhir PROPERTY bergerak, diawali gerakan 4 jagoan konstruksi lalu 2-3 hari terakhir saham-saham property ikut menggeliat ditambah lagi ada niat pemerintah memotong pajak rumah mewah. makin yahud sektor PROP. 

tau bedanya trader yang sukses ama yang so-so?

waittttttt.. kok tau-tau ngasi pertanyaan aneh lu paktua, apa hubungannya? 

jadi intro segaban diatas tujuan saya sebenarnya mau mengingatkan diri sendiri bahwa bedanya trader cuan ga cuan itu di exit mereka pada periode khusus kek gini. 

dengan adanya pattern + windres sayang banget kl jadi dengkul kopong yang baru 10-20% crot. apalagi abis di whipsaw all year. dari februari udah di whipsaw cing.

udah ya. silahkan di renungi. 

Why is it so hard to be inactive?

masi ingat tulisan tentang hand reading di sini? hand reading adalah teknik mengerucutkan kemungkinan hand (kartu) yang di miliki oleh lawan bermain poker, di tulisan tersebut saya menjelaskan bagaimana melakukan pengerucutan analisa arah market, walaupun arah market cuma 3, naik, turun atau tetap.  pekerjaan ga berguna menebak arah market bisa dilakukan dengan metode serupa. tertarik? silahkan dibaca.

ditulisan tersebut disebutkan bahwa saya sedang belajar poker, tujuannya belajar tentu selain ingin mempraktekkan isi buku thinking in bets nya annie duke, sekaligus mengukur kemampuan dalam pengambilan keputusan, seberapa baik kemampuan saya membedakan luck atau skill dst. diluar dugaan ada pelajarin menarik yang saya dapat. apa itu? sulit sekali untuk tidak aktif.

sebenarnya saya udah tau hal ini, karena penyakit tidak bisa ga punya posisi ini juga salah satu penyakit akut dalam trading. dan persis seperti trading sulit sekali untuk cukup mindfull memilih tidak ikut serta jika kartu yang anda pegang so-so, bawaannya pengen ikut aja. jika hal tersebut sering kali anda lakukan, ikut main dengan modal kartu marginal, lawan gampang sekali memposisikan kita dalam keputusan sulit. yang seharusnya ga perlu kita jumpai apabila kita fold sejak awal, dampaknya saat anda mengambil keputusan sulit dan loss, ini akan mempengaruhi ke psikologi, emosi jadi tidak stabil, malah main all-in all-in kek orang baru bisa maen poker… imho, bermain dengan kartu marginal bahkan jika anda menang pun, menurut saya hal tersebut secara long term akan buruk untuk performa

walaupun sudah tau, dan saya pikir sudah cukup mindfull, boleh dong ngeklaim kalo saya sudah cukup bisa membedakan kapan harus entry atau tidak, eh ternyata.. edo do e… sulit banget memilih untuk tidak aktif, sulit banget, jadi rasanya itu kayak kita tau teorinya, tapi kalo emosi sudah tilt-ing, ga stabil, sadar-sadar pas udah terpojok ama re-raise lawan, makin buta nalar malah kita all-in, dan cukup sekali sial untuk ilang duit di poker. dan ini sering banget terjadi.

makanya saat poker kalo maen cash game saya lumayan jago, karena saat buy in di table $0,2/0,5 saya cuma bawa $2. jadi kalo ga waras kita cuma ilang 2 dollar, dan rule jika udah ke wipe out maka harus berhenti di hari tsb untuk me-review. itu kalo cash game, tapi kalo turnament, rasanya lemah bet, paling bagus masuk < 100 besar, itu udah lumayan. masuk < 80 besar rasanya ga pernah. padahal udah berkali-kali mencoba mindfull, kadang memang di poker duit keburu abis walaupun ngefold terus. abis karena ke bully ama yang chip nya banyak. bedanya poker cash game dengan trading adalah saat buy in modal kita sudah tentukan, udah ke cap alias dibatasin… kalo saham.. capital kita kan full terus, giliran lagi ga waras pengen average, ga ada yang menghalangi kecuali kesadaran kita udah balik.

maka itu, setelah saya renungi, disaat emosi kita terganggu, kalo bahasa tradingnya itu psikologi lu belum beres.. we tend to lean to luck (or gut) a lot..a loottt…  yang pada akhirnya memojokkan kita untuk mengambil posisi sulit contoh. udah tau saham sideways, belum breakout udah beli, akhirnya ke kocok ke atas dan kebawah, udah gitu size kebesaran, begitu liat layar nilai rupiah minus keliatannya gede, gelap mata malah cutloss, padahal masi disitu-situ aja., salahnya bukan di cutloss-nya, tapi di beli-nya.

oke, apa solusi untuk masalah ini? dengan asumsi kita masi suka beli diluar plan, (karena jika kita selalu beli sesuai rule sistem-mu. tentu ga ada itu yang namanya masalah sulit untuk tidak aktif) berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan.

cap your size. seperti sistem buy in dalam trading, semua first entry bisa kita capping. sebagai modal untuk test the water. ga boleh beli di atas nilai tersebut untuk first entry, jika semua berjalan sesuai rencana baru boleh nambah besok, atau sesuai plan. katakanlah normal 1R kita adalah xrupiah. kita bagi jadi 3 aja nilainya sebagai first size.

membatasi size ini tentu pada akhirnya membatasi resiko, jadi kalo impulsive, dan sadar kita impulsive, min resikonya terbatas 1/3R atau kalo masi kegedean di kecilin lagi, bikin jadi 1/5R. itung-itung sambil belajar mengendalikan impulsive entry.

add new process. tambahkan proses baru dalam trading sistem sebagai mind-breaker. misalnya setiap keputusan beli, sebelum pencet tombol beli, saya harus berdiri dari tempat duduk, minum dulu, lalu tulis nama saham yang mau dibeli beserta analisa apakah saham tersebut lolos kriteria sistem atau tidak.

tujuan dari menambahkan proses ini agar otak kita tidak auto pilot, di otak si rasanya kita udah analisa, padahal mah itu engga, itu rasanya sudah di analisa, padahal itu auto pilot, kita cuma terjebak sama cepatnya kerja sistem 1 otak. baca selengkapnya tentang sistem 1 otak. disini 

post your buy publicly, transparansi plus gengsi akan memaksa kamu mengurangi impulsive buy. yakin deh.. cobain aja.. memang agak ekstrim karena nanti pengaruhnya ke emosi dan ego.. tapi saya rasa ini salah satu cara ‘cepat’ dan tepat untuk mengendalikan matinya nalar saat mengambil keputusan beli/jual.

nilai tambah dengan mempublikasikan saham yang kita beli kalo perlu sama rule buy-nya, akan memancing diskusi dengan trader lain, yang bisa walaupun terlambat untuk memperbaiki keputusan beli saat tersebut (jika diasumsikan kurang tepat), setidaknya akan memperbaiki metode di kemudian hari… 

anyway, bisa post entry/exit trade-mu di http://blisaham.com, dijamin akan saya komentari, biar diskusi kita. yuk lah..

rasanya 3 diatas cukup, ada ide lain yang kira-kira bisa membantu masalah ‘tangan gatal’ untuk trading terus menerus? silahkan berbagi dengan meninggalkan ide kamu di kolom komentar, terima kasih

Reminder

AMRIKI

tulisan ini ditujukan sebagai reminder untuk saya agar tidak lupa kondisi overall market amriki, maklum mau ga mau harus di akui sentimen dari market amriki punya andil terhadap pergerakan market indonesia. beberapa hal yang patut menjadi perhatian, mari kita bahas satu-satu

US GDP Growth Rate

US GDP Growth Rate Forcast

GDP rate US sejak 2016 menunjukan trend naik, belum lama pengumuman ada di 3.5, luar biasa pdhl 2 tahun lalu mau lewatin 2 aja susah bener. apa yang bisa kita analisa dari potensi pertumbuhan ekonomi amriki yang semakin baik? apa coba.. oiya, selain itu coba perhatikan chart inflasi amrik. karena chart inflasi akan menentukan milestone the FED. 

DJI chart

sedikit berbanding terbalik dari trend GDP diatas, 1-2 minggu terakhir market amrik ngasi kode mau koreksi serius. dimulai dari negatif divergence saat mendekati area 27000, lalu koreksi tanpa ampun hingga jumat lalu, saat ini harga ada di support. penembusan support garis merah di gambar akan menjadi konfirmasi break down trend medium term sedangkan breakdown garis trend warna biru akan mengkonfirmasi double top market amrik. dan entah kenapa saya cukup yakin hal tersebut akan terjadi.. kok berbeda dengan indikator ekonomi yang menunjukan perbaikan? ya kan market jauh di depan indikator ekonomi.

INDONESIA

USDIDR

USDIDR sendiri masih uptrend kuat bet, jika ini adalah pola rounding, maka targetnya masih jauh keatas, yang digambar si jika 15300 ditembus alamat sampai 15930. goodnewsnya ada divergence, lihat puncak RSI di all time high sebelumnya masih lebih tinggi dari RSI saat ini padahal sudah secara price sudah lebih tinggi dari dari all time high di 14788. if ada lower low di candle weekly ini, boleh berharap IDR akan menguat signifikan.

Jakarta Komposite Index

analisa saya tentang indek komposite indonesia masih sama, harga masih berada di area konsolidasi, menunjukan indecisive market. jika digabungkan dengan analisa market amriki diatas, katakanlah marketnya koreksi signifikan, lantas INDR menguat, tentu akan membawa angin segar untuk market indonesia.. untuk memberi konfirmasi, ada beberapa indikator ekonomi yang musti membaik di indonesia, apa itu? CAD? GDP?

IDN GDP Growth rate
IDN Balance of trade

ke duanya menunjukan trend membaik, jika sampai GDP Q3 kita menyentuh angka 5. maka ga pake lama target 6400 pada chart diatas akan kesamber. tapi karena kita tau bahwa market wayyy faster than economic indicator, maka pergerakan indecisive market sampai saat ini menunjukan keragu-raguan market akan capaian 2 indikator diatas. walaupun memang hingga saat ini market masi di dominasi akumulasi, boleh jadi ini adalah masa akumulasi bandar sebelum momentum GDP / CAD membaik. boleh jadi,, boleh juga tidak.. 😀

intinya si, saya cukup kawatir dengan setup market amriki, kita yang double top sejak feb 2018 aja idup jadi susah, cuan sedikit langsung diminta balik ama market. jika indikator ekonomi kita membaik sehingga market kita bisa cukup ‘cuek’ terhadap pergerakan market amrik, maka akan menjadi berita baik, namun jika hal tersebut tidak terjadi, bisa ikut makin turun.. 

saya rasa cukup, artikel ini saya tulis sebagai reminder saya agar tidak gegabah. sekedar mengkristalkan apa yang ada di dalam pikiran agar tidak salah langkah, karena dalam trading rasanya lebih baik menunggu konfirmasi dari pada terburu-buru.

semoga bermanfaat.

Older posts

© 2018 a Trend Trader

Theme by Anders NorenUp ↑