fyi, metode screening yang biasa saya lakukan adalah top down analysis. dengan kata lain analisa harian / mingguan di awali dengan melihat relatif strength sebuah sektor terhadap IHSG. bagaimana caranya? bisa lihat chart IHSG vs chart sektor, atau lebih mudah dengan graph rotasi saham yang (tadinya sering) di share oleh @rotasisaham

setelah menemukan sektor dengan relative strength lebih baik dari composite, atau sektor yang bergerak menguat/akselerasi dari kuadran – menuju +, kita tinggal fokus dengan saham di sektor tersebut. oleh karena itu diberbagai tulisan, saya seringkali mengeluh portfolio yang di dominasi oleh saham dari sektor yang sama, lah wong screeningnya dibatasi di sektor improving/leading. hehe.

berhubung distribusi graph rotasi saham via bang UK mulai tersendat. saya memanfaatkan RRG dari stockbit atau terkadang dari ci ritaefendy yang juga share via stockbit. eh.. usut punya usut, ci ritaefendy punya chanel telegram. dengan niat agar tidak ketinggalan jika ada update terbaru, tanpa pikir panjangan saya pun join.

bukan ga menyangka akan di banjiri fundamental news, yang ga disangka adalah efek sampingnya.

iya, perkara saham, ci retaefendy dikenal yang terdepan dalam sharing data / news. hasil research dari berbagai sekuritas sepertinya ngumpulnya di doi, ga cuma data fundamental, breaking news pun ada, bahkan charting teknikal juga tak jarang di share.

namun saya adalah teknikal trader, hanya menggunakan harga dan indikator untuk mengambil keputusan jual dan beli. walaupun saya tidak memungkiri yang menjadi market fuel itu memang fundamental shits.

again, saya bukan tidak percaya pendekatan fundamental, tapi.. imho, bergabung ke channel fundamental data dapat meningkatkan potensi melakukan confimation bias. bias konfirmasi adalah suatu kecenderungan bagi orang-orang untuk mencari bukti-bukti yang mendukung pendapat atau kepercayaannya serta mengabaikan bukti-bukti yang menyatakan sebaliknya.

sebagai contoh TINS.

sebagai teknikal trader, suka tidak suka harus di terima bahwa upaya TINS melewati diagonal resisten gagal total. harga konsisten membentuk lower high, maka range pergerakan harga adalah resisten di 950 dan support di 800. suka tidak suka, bagi teknikal trader itulah faktanya.

atau WTON.

jika anda teknikal trader, maka kesimpulannya adalah WTON gagal bertahan di atas resisten 700. titik.

namun jika anda melihat informasi dibawah ini

bahwa saat ini WTON berada di standar defiasi hampir -2. PE nya 19.0x dan sangat UNDERVALUE dengan potensi upside 31% dan 78% (i’m not having slightest clue what is PE).

jika anda swing trade yang beli saat > 605 dengan stop 540. rasio rewardnya 1:1x. dan saat resisten gagal ditembus, harusnya si anda sudah taking profit atau katakanlah anda baru beli saat 700 di tembus. maka seharusnya si sudah cutloss.

tapi ya gimana mau cutloss, wong potensi upsidenya banyak amir. bukannya cutloss malah nambah muatan ini sih.

atau lihat informasi terkait supply demand dan riset harga nickel

aduh biyuuuung, goldman sachs mengupgrade perkiraan harga nikel menjadi 12.500 per-ton dari 9000. dan hasil riset maybank menyatakan bahwa nickel itu udah defisit sejak 2016, begitupun di 2017. ingat prinsip supply dan deman. jika supply menipis maka harga akan??…

gimana mau cutloss di ANTM, INCO atau TINS.

sekali lagi, saya bukan tidak percaya fundamental analisis. saya percaya 1000% fundamental analisis works. saya juga percaya 1000% teknikal analisis bekerja baik.

yang berbahanya adalah kita membeli dengan dasar analisa teknikal, namun saat harga menembus support atau batas stop loss, kita mengubah strategi dengan memilih akan exit dengan dasar analisa fundamental.

demikian. semoga bermanfaat.