how to BFTD

tulisan saya perkara overtrading kemarin ternyata lumayan ‘rame’, hal itu membuat saya sadar saya pernah nulis bagaimana cara memprioritaskan potensi trading, agar tidak overtrading. ada 7 opsi yang bisa dijadikan pedoman dalam menentukan skala prioritas daftar watchlist. silahkan dibaca

jika ada panduan bagaimana cara menentukan skala prioritas potensi trade, bagaimana dengan pedoman buy on weakness atau cara membeli saat terjadi pelemahan harga di saham-saham incaran kita? this is another on million dollar question.

untungnya sama seperti dalam artikel bagaimana cara memprioritaskan potensi trading, agar tidak overtrading dimana saya mengutip reply twitter dari pertanyaan yang diajukan oleh peter robbins.. kali ini doi kembali mengemukakan pertanyaan ciamik terkait isu yang menjadi topik di artikel ini, bagaimana cara buy on weakness. 

Peter bertanya di linimasanya ‘bagaimana membedakan koreksi yang layak beli dan koreksi yang harus dihindari?’

untuk tweet pertanyaan diatas sedikitnya ada 79 reply yang masuk, dibawah ini merupakan beberapa jawaban / reply yang menurut saya bisa kita jadikan pedoman bagaimana memilih atau melakukan buy on weakness yang lebih baik.

  • Di area support

Jay replied: Support, still within a trend, risk reward, reason for dip (terrible earnings may avoid buy the dip), how much of a dip,

 jika coba dipahami, joy menganjurkan membeli buy on weakness sebaiknya di lakukan di area support untuk saham yang uptrend. selain itu jika bisa di cari, cari informasi kenapa terjadi pelemahan dan sudah jauh apa pelemahan dari high sebelumnya. hal tersebut bisa menjadi pertimbangan

  • dont pick the first low

log5588 replied: Dnt pick first low. U think u know more? 2) Only buy single tails (quick responsive buyers), i.e. avoid poor lows 4) Entry at 50% tail retest, stop out below 70% (micro VAL) 5) RewardToRisk>2

hal ini biasa saya lakukan, yaitu menunggu saham tersebut membuat higher low, lalu buy jika high low nya di tembus (making higher high), dengan kata lain saham itu harus membuat low sedikitnya di dua titik. sangat preferable jika low yang kedua merupakan lower high.. jadi tidak entry at the first low.

  • dont buy the third dip

Lukas replied: It must dip to support• 2. The volume must increase as it comes back to the very same support• 3. I don‘t buy the third dip, because the probably for a continuation goes down after the first dip.

ini mirip dengan yang nomor satu, yaitu musti di support plus ada dukungan konfirmasi volume, yang menarik doi bilang jangan beli jika sudah koreksi yang 3. saya rasa maksud dia adalah jangan beli jika support di uji untuk ketiga kalinya, karena bisa jadi koreksinya akan berkelanjutan. hal ini mengikuti teori semakin sering sebuah support di uji, maka semakin besar kemungkinan di tembus.

  • fib retracement, a dip not more than 50% retracement

keith replied: A rule of thumb I’ve been using: Definitely a dip not more than 50% retracement of the last clear push from its stop-hunt low. If it goes more, it needs to recover to back above and show support there.

koreksi yang tidak lebih dari 50% retracement fibo. asumsinya jika koreksi tidak lebih dari 50% fib, maka masih ada demand beli dari market dan lebih demand tinggi ketimbang demand jual karena saham tsb tidak di beri kesempatan untuk koreksi lebih lanjut.

  • MA slope touch

Nick replied: 100 ma angling up, price touching

jika anda mengikuti saya di chart.paktua.id, saya kadang suka share ma200 play setup, yaitu setup menarik di area ma200.. nick menyarankan hal yang mirip, namun doi lebih spesifik yaitu ma nya ma100 yang sloping naik, dan harga menyentuh ma tersebut.

  • Confluence

breadwinner said: Use confluence to buy dips in bullish markets otherwise a void

pada dasarnya jawaban-jawaban diatas semuanya menggunakan confluence criteria, yaitu beberapa criteria yang berhimpit, misalnya pas banget harga nyentuh slope ma 200 yang naik, yang kebetulan juga di area support horisontal, dan harga membentuk price action menarik yang terkonfiramsi dengan volume yang diatas rata-rata.. nah yang saya tulis barusan itu ada 4 criteria yang confluence. jika kejadian ada saham yang memenuhi 4 kriteria diatas, maka hajar bleh..

  • Divergence

Bas replied: A divergence at the bottom of the dip is always high probability and always check larger time frame to see if dip is just a retrace of larger move down

saya sering melakukan ini, khususnya untuk saham downtrend. contohnya WIKA minggu lalu dibeli berdasarkan potensi positive divergence. dan tentu confluence dengan criteria lain.

  • another support at another time frame

constantine replied: If there is any support on that dip on bigger time frames 🙂

mencari support di higher time frame?.

bagaimana? setuju? atau anda punya kriteria lain? silahkan tulis di kolom komentar.

terima kasih sudah membaca.

1 Comment

  1. Kalo saya beli di EMA 100 cth terdekat Hrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2018 a Trend Trader

Theme by Anders NorenUp ↑