ternyata, februari ini saya genap 2 tahun sebagai trader. DUA TAHUN! baru tersadar saat re-read tulisan-tulisan lama di blog ini. sangat tak terasa sudah dua tahun saya berkecimpung di dunia saham. blog ini kick off 27 feb 2014. tulisan portofolio pertama adalah portofolio saya di bulan maret. my first month as trader. saat ini sudah feb 2016. artinya februari ini saya genap 2 tahun di saham. masih unyu bangett. hehe

entah pernah saya tulis atau tidak. tujuan saya menjadi trader sangat sederhana. saya cuma ga pengen menjadi orang yang kalah dengan kemunafikan (apa sih?) , hmm gima ya jelasinnya, mungkin gampangnya saya ingin selalu memiliki opsi. 

saya kasih contoh ya. ini nyata.

mas agung (teman kantor) pernah menggerutu karena anaknya sakit akibat tempat penitipan anaknya kurang higienis dan bla bla bla. saya pun bertanya, istri mas agung kerja ya? iya rif, mau gimana lagi, dijakarta mana cukup hidup dengan penghasilan aku aja.

doi dan istrinya, rela anaknya besar di penitipan!

mas agung ini contoh orang yang terhimpit, akibat tidak memiliki opsi.

intinya si, saya ingin bebas menjalani hidup yang saya mau. terlalu naif?

saat ini saya kerja 9-5 setiap hari mengarungi macetnya jakarta. well, i hate the traffic. but i love to do my works. jika nanti ditengah jalan saya perlu resign atau berhenti bekerja karena sesuatu hal. saya ingin saya memiliki opsi itu. saya ingin saya bebas menentukan hidup saya. tidak kalah dengan pilihan yang menghimpit. atau secara sederhananya :

I’D LIKE TO LIVE MY LIFE ON MY TERM

balik lagi ke menggenapi dua tahun saya di dunia saham. saya sadar saya masih newbie banget. jika dalam ilmu bisnis. usia bisnis 0-3 itu masih infant, balita aja belum. jadi saya masih lucu lucunya dong y. hahaha

jadi begini, saat pernah memutuskan terjun ke dunia saham, saya punya rule 1+3 tahun.

1 tahun membaca sebelum terjun, 3 tahun learning phase sebelum benar benar meroket. 🙂

setelah masa 1+3 tahun tesebut harapan saya adalah masa saya memetik kerja keras.  optimis? agresif? bahkan sebelum 5 tahun sudah mau cuan? well, tidak ada yang tidak mungkin. i’ll try my best to achieve that.

artinya waktu saya tersisa 1 tahun sebelum masa tengat. apa yang akan saya lakukan di masa 1 tahun ini?

mari kita review dulu tahun ke dua saya di dunia saham.

tahun 2015 adalah tahun belajar. baik secara teori dan praktek. batcat system terus ditempa dan disempurnakan ditahun ini. alhasil. pemahaman saya sudah paripurna bahwa ilmu trading itu (khususnya teknikal) sangat sederhana. sesederhana menganalisa HH, HL, LH, LL.

makanya batcat system hanya terdiri atas 2 garis moving average dengan dukungan data accum. thats it.

soal performa. well. i hate to admit that i’m still a loser. total loss yang saya alami sejak tahun pertama adalah sekitar 24%. kok gede banget? tahun 2015 saya keranjingan all in atau full margin. jadilah saya mengalami drawdown yang lumayan. but it’s all worth it. semua bagian dari pembelajaran. pake margin juga harus belajar coi. haha

soal margin dan rasa pengen cepet kaya. mindset ini memang sangat mengrogoti saya. kenginginan akan home run gede memang menggiurkan. setelah diresapi, yang penting adalah ke-steady-an/ ke reguleran dari kinerja kita as trader. tergiur akan home run akan mendorong diri kita bertaruh lebih besar. saat itulah bencana menghampiri.

padahal ya, jika anda pengguna accum, walaupun hanya dengan 20 persen capital, asal only sell on trend itu juga bisa jadi big home run. so, the rule now become simple.

ENTRY ON ACCUM, SELL ON TREND.

lalu apa yang menjadi strategi saya di tahun terakhir? strateginya adalah to respect my self. maksudnya apa? sila baca tulisan di digitalexpats ini, semoga cukup menjelaskan.

hal lain yang saya lakukan adalah add more fuel. saya top up nyaris 2 kali lipat capital yang ada di akun. kenaikan gradual nilai ini juga bagian dari step stone yang sudah saya rencanakan sejak lama. jika tanya alasannya kenapa? lagi lagi saya pake artikel di digitalexpats (ini tulisan beda ama yang diatas and it’s a must read).

tulisan didigitalexpats memang sedikit bertentangan dengan tulisan saya sendiri disini, keduanya menurut saya benar. jika anda baru saja belajar. maka nilai capital harus kecil. karena manajemen risiko harus dilakukan bahkan saat penentuan modal. namun saat anda sudah memahami tujuan anda, sistem anda dan cara kerja market. saat itulah anda naik kelas dengan menambah modal.

mulai akhir bulan ini saya juga akan menulis income bulanan as trader. saya akan mencoba setransparan dan serajin mungkin.jurnal laporan income bulanan ini saya terinspirasi dari blog digitalexpats, mereka sangat transparan terhadap kinerja. dulu saya juga pernah nulis laporan kinerja seperti ini. namun terhenti.

okeh. saya rasa cukup. semoga suksess. 🙂