wifi rumah baru nyala lagi. finally

akibat ngototnya dapet diskon fee untuk internet service, gue rela puasa internetan sebulan lebih. ūüėÄ absurb… tadinya saya pikir bakal sakau ngenet, ternyata survive juga.

tanpa internet, optimalisasi penggunaan waktu menjadi sesuatu yang tricky, saya mencoba mengisi waktu dengan membaca tapi gagal, lalu nyoba konsisten dengerin podcast untuk isi waktu.. ga tau kenapa sulit sekali untuk fokus, sepertinya kenapa ada hubungan berbanding lurus antara minat membaca atau bahkan mendengarkan podcast dengan koneksi internet. so, i did what i do best, sleeping. 

kemampuan membaca juga berhubungan dengan minat menulis, so be gentle with me, tulisan ini tidak se-serius tulisan-tulisan sebelumnya. i just wrote what comes in mind. tapi i’ll try to be as informative as i can be. saya sangat menghargai waktu anda untuk melanjutkan membaca.

let’s go.

market sejak awal feb Рsampai sekarang juga sangat tricky, 2 bulan ini rasanya saya sudah mengembalikan setengah cuan di bulan januari. dan itu banyak aja.. serius. banyak. 13 hari di april ini pun  rasanya market tidak mengurangi niatnya untuk menggerus modal.

Padahal rasanya saya sudah sangat hati2 untuk positioning, di 2 bulan terkahir periode full cash saya nyaris setengah waktu tersebut. tetep aja tergerusnya lumayan banget.

ya jadi kesimpulannya saya rugi di bulan februari dan maret dan (sejauh ini) begitu pula di bulan april

makanya saya kagum dengan chanel-chanel yang sepertinya untung terus, di stockbit atau telegram grup, tiap sore atau malam komennya ‘selamat cuan ya, yang sudah ikut rekom xx.. ‘ ‘happy cuan di saham ….’. biasanya yang klaim cuan-cuan begini itu yang service berbayar. ceritanya sebagai bukti kualitas gitu deh.

mantab bener. bukan iri, saya cuma mikir pasti pendekatan beli/jual saya dan channel2 ini berbeda, karena harga bergerak di range sempit, dan speed momentum untuk koreksi cukup kuat, dan saya menghindari kondisi seperti itu, karena menuntut fokus dan dedikasi (di depan layar) yang cukup tinggi.

nah, ngemeng-ngemeng soal fokus dan nongkrongin layar dan soal layanan stockpick berbayar, saya punya pendapat memang sudah seharusnya layanan stockpick kudu berbayar.

banyak sentimen miring soal stockpick berbayar, argumen paling sering ditemukan adalah kenapa musti buka jasa layanan service stockpick jika yakin stockpicknya tokcer dan bakal cuan?   kalo emang jago, kenapa bikin seminar-seminar, mana mahal pula, hidupnya dari cuan apa jualan seminar? kebanyakan sentimen miring seputar hal-hal tersebut.

tapi jika kita melihat dari perspektif yang berbeda, misalnya.. saya rasa orang-orang yang mencibir grup premium, jika menitipkan uang mereka untuk di kelola orang lain, pastinya ingin orang tersebut fokus 100 persen dalam melakukan hal tersebut, jangan terdistraksi pekerjaan lain, kenapa? pasti mereka tidak ingin mengalami kerugian. maka dari itu yang mengelola musti profesional dan fokus

maka dengan perspektif yang sama, saya berpendapat memang sudah seharusnya layanan grup premium itu musti berbayar, agar si pemberi rekomendasi atau kuncen grup bisa fokus terhadap tugasnya, ga mikirin hal-hal sepele lain yang bisa men-distraksi, misalnya harus nyari cuan untuk uang bulanan, atau butuh modal untuk ganti monitor dll… yang bersangkutan musti fokus 100 persen saat menganalisa dan sepanjang hari melototin market, bahkan jika perlu ga boleh ada libur, begitu market close langsung lanjut analisa untuk hari besoknya dan seterusnya.

kebayang dong sibuknya tu orang, makanya harus berbayar. biar ga mikirin uang bulanan dan lain lain.

gimana? setuju?

trader dengan pengalaman yang cukup sepertinya akan sependapat, karena kita tahu bahwa market tidak selalu forgiving, tidak selalu ada angin baik, kadang kita harus mantengin di pinggiran cukup lama, katakan lah ada signal buy, eh besoknya market koreksi dan stoploss belum kena, ya jadi kita menunggu.. untuk klaim cuan di setiap closing bulan, apalagi tiap hari itu sulit begete. makanya sudah sepatutnya layanan rekomendasi saham itu berbayar.

apalagi jika anda sudah melakukan riset hasil bertahun-tahun di market, hasil kegojek ratusan/ribuan kali, hasil bertapa dan bertanya sana sini… walaupun tidak selalu untung, anda tahu bahwa sistem anda punya edge yang baik jika angin sedang baik, rasanya jika di share rekomendasi sistemnya tidak ada salahnya untuk mengambil fee.

saya punya analisa untuk orang-orang yang mencibir layanan stockpick premium, saya rasa mereka adalah golongan yang belum pernah memakai jasa premium atau yang belum punya sistem sendiri, jadi menggantungkan analisa terhadap rekomendasi atau pendapat orang lain, saat cuan dia senang banget, saat rugi dia merasa tertipu dan di jebak, atau mungkin orang-orang sakit hati, dalam pikirannya layanan berbayar itu sudah seharusnya cuan terus, jadi pas ga cuan langsung protes dan ribut kemana-mana. pengennya yang pasti 100 persen.. kalo mereka punya sistem sendiri, dan terbukti punya edge yang baik dan teruji waktu..  seharusnya dia masuk orang di paragraf diatas

anyway, pendapat lain saya adalah jika anda memang tidak punya waktu khusus untuk trading, terlalu sibuk dalam pekerjaan lain, saran saya jangan join grup premium! iya, JANGAN IKUT REKOMENDASI BERBAYAR. mending beli reksadana, atau hire fund menager aja. 

adrenalin saat cuan atau analisa benar memang menyenangkan, keinginan menjadi trader saat anda tidak punya waktu khusus untuk analisa buat saya itu seperti trader yang kecanduan roller coster adrenalin, saat analisa anda benar rasanya ingin pamer di forum atau grup, jika loss anda terus-menerus kepikiran.. suram..

jika kita berbicara dari perspektif uang yang bertumbuh, investasi yang terus berkembang, maka ga usah mikirin perasaan senang saat cuan atau analisa anda benar, yang penting itu uang anda bertumbuh. uang bekerja untuk anda. titik. jadi  mending beli reksadana, atau ikut dana kelolaan saja.

semoga bermanfaat.