meme-i-also-like-to-live-dangerouslybelum lama di linimasa saya rame jagoan jagoan meramal nasib ihsg di akhir tahun, apakah akan berkahir di 3800 atau 4800, entah lah. saya tidak dan tidak akan berusaha menebak arah market. namun perdebatan soal kemampuan meramal nilai ihsg ini sungguh menggoda untuk nulis sesuatu.

untuk penganut FA, menilai nilai wajar ihsg adalah hal yang lumrah, dengan mengetahui nilai wajar tsb, mereka akan bertasbih apakah saat ini market sedang mahal atau murah. they dont predict, what they do is only calculate the value of market. saat market dibawah nilai wajar, maka mereka akan konsisten nyicil, dengan harapan market sadar, lalu akan will do the job untuk mengapresiasi value saham sesuai harga wajarnya, once again, mereka tidak menebak arah trend, mereka berhitung.

untuk penganut TA, hal menjadi sedikit tricky, walaupun sebenarnya yang bisa dilihat oleh seorang penganut TA hanya trend harga, yaitu selama market tidak membentuk higher high, maka dapat dikatakan si market sedang dalam trend turun untuk periode time frame tersebut, atau sebaliknya. namun secara subjektif si penganut TA akan mencoba menebak potensi area support dan resisten dalam rentang time frame tertentu. jd memang yang punya potensi tersesat sebagai orang orang yang berusaha menebak tujuan dari harga adalah penganut TA, padahal kita sepakat bahwa mr. market bisa sesuka hati menentukan harga.

lalu muncul juga aliran campuran atas keduanya, mereka berhitung nilai wajar, namun juga memperhatikan price action, aliran dengan slogan “walaupun nanti nyangkut, ngakut kami terhormat”. well, good luck with that.

semua aliran diatas bisa membuat anda sukses di dunia saham, serius.

dan bukan jenis paham yang dianut yang mau saya highligh di tulisan ini, namun kecenderungan untuk tebak menebak ini sedikit berbahaya. dan kita semua melakukan hal ini.

yup. buat saya, basically, mau apapun alirannya, kita itu menebak harga saham,

buat aliran FA, mereka menebak mr market nantinya akan mengapresiasi saham yang undervalue,

teknikalis malah selalu nebak support dan resisten, misalkan saya, jika besok senin pgas menembus 2750 maka saya akan positioning, hal ini berdasarkan analisa saya yang menebak jika angka tsb di tembus, maka pgas akan menuju ke utara.

apa lagi yang buy on news / rumor, ini malah tebak tebakan cuma modal berita. wkwkw.

semua menebak, base on hope. dan itu ga salah menurut saya, karena kita bukan robot. jadi hoping is natural.

tebak menebak ini memang menggoda, wajar banget kita tergoda dan pernah melakukannya, maklum self fulfiling prophecy sudah jadi bawaan alamiah kita.

yang ga bagus buat saya adalah nebak tanpa sistem yang dipercayai, contohnya ni saya nebak pgas keutara if nembus 2750 itu karena saya ada sistem dan trading plan. jadi ga bikin ga enak makan dan tidur, waspada akan berita baru, begadang nungguin nutupnya DJI dst dst… yang penting ikut plan. if this happen than i will to that. beres. di dunia saham, nebak pun ada seninya. hahaha.

kalo nebak tanpa sistem yang dipercayai, tebak menebak menjadi berbahaya, jika anda punya posisi di sebuah saham potensi judgement bias akan sangat tinggi.

kl harga naik, kita akan happy, feeling the excitement, namun kalo harga turun, kita akan mencari pembenaran. hal ini berbahaya. ini nanti yang bisa bkin cut your profit short and let you losses run.

balik ke awal soal apakah ihsg akan di tutup 3800 atau 4800, saya ga ambil pusing, yang saya tau ihsg skrng masih trend turun. kalo mau lanjut turun ya hayuk, kalo mau rebound ya monggo. sak karep e market. hehe.

menurut saya ni,

Bener tebak tebakan soal nilai IHSG atau saham PGAS diatas itu GA PENTING kalo ga bikin lu cuan. ga guna. 

Nebak atau rekomendasi saham itu gampang, yang susah itu eksekusi, eksekusi yang bikin cuan bro. remember that.