Rileks Bro… (2)

Posted on Posted in stockactivist

Masih dalam tema tulisan ‘rileks bro’ yang intinya kita sebaiknya santai aja dalam menyikapi kehebohan pergerakan harga, jangan merasa bodoh dan menyesal karena ketinggalan ‘kereta’.. berikut ada beberapa fenomena yang layak di mention sebagai bukti bahwa kesempatan itu datang terus menerus..

  • Heboh batuk Akik

Chart diatas menunjukan data google trend untuk ‘batu akik’ dalam 5 tahun terakhir, di Indonesia sendiri, tahun 2014-2015 adalah masa kejayaan batu akik, entah siapa yang memulai, batu akik tiba-tiba menjadi idola masyarakat, perbincangan tentang batu akik merambah semua lapisan masyarakat,

Saya yang lumayan sering dinas keluar kota menyaksikan sendiri bahwa demam batu akik ga cuma di Jakarta, tapi di seluruh indonesia, percakapan tentang jenis batu atau cara memoles mendominasi percakapan di kantor, bahkan tempat poles batu dadakan juga bermunculan. ramee…

Demam batu akik tentu berpengaruh ke harga, pasar batu jatinegara rame ga ketulungan, walaupun saya ga punya datanya, rasanya banyak saudagar baru berkat melambungnya harga batu, tapi berhubung saya bukan penyuka batu,, jadi demam batu akik saya lewatkan sebagai penonton..

  • Heboh asset bubble menurut sejarah

Dari sektor keuangan, Boom dan Bust pasar saham sudah berkali-kali terjadi, chart diatas saya ambil dari valuewalkdotcom, menunjukan sedikitnya 6 dari 8 boom telah meletus, mungkin chart diatas perlu di tambah S&P 500 atau Dow Jones Industrial Average yang tahun ini yang konsisten membuat rekor baru..

atau jika anda ingin, boleh memasukkan chart IHSG yang konsisten naik +- 30% dari bottomnya di akhir 2015.

Kapan meletusnya? ga ada yang tau, jika ada analisa yakin bahwa besok, lusa atau tahun depan akan terjadi bubble, saya rasa orang seperti itu tidak perlu digubris, karena tidak ada yang tau masa depan, tugas kita hanya mengatur potensi risiko.

anyway, kembali ke laptop.. apakah anda ambil bagian dari boom S&P atau sektor Keuangan IHSG? atau BitCoin? jika sama seperti saya yang sejauh ini hanya sebagai penonton, santai saja.

karena peluang terus datang.. tugas kita untuk terus berlajar dan bersiap jika ada peluang lain yang muncul.

Duh tapi masa mau kelewat terus lalu nunggu tua dan bau tanah baru sukses di dunia investasi,

ya engga rek,

dalam perjalanan belajar dan bersiap, seiring knowledge yang semakin luas kita akan sadar bahwa ada opsi atau potensi lain dari apa yang sudah kita lakukan. misalnya buka akun di luar negeri membuka peluang anda invest atau trading di saham bang Ellon Musk, atau jangan-jangan ada saham uptrend di Index negara India yang konon katanya the next China. atau ya belajar cara beli Crypto Currency yang sekarang lagi heboh…. kemahalan?? ya beli yang masih murah, mumpung masih rame.. hehe

intinya, Jangan kawatir ketinggalan kereta, peluang itu terus muncul.

fyi, tau saham paling bernilai di dunia ga?

apakah APPLE? Facebook? Google? Amazon? … bukan, jawabannya VoC, iya VoC yang  membawa tentara belanda untuk menjajah negara kita.

data di atas memberi perspektif woles aja, saham model APPLE atau GOOGLE akan terus muncul, tentara atau warga belanda yang invest di saham VoC lantas masi idup untuk invest di saham lain toh tetep bisa kaya.

berdoa saja blackswan event akan muncul lagi di masa hidup kita dan kita tidak lagi menjadi penonton,,

kejauhan mas contohmu, ojok APPLE ato GOOGLE opo maneh VoC…

yowes,,, saham TLKM yang naik 20% sejak awal tahun saat ini berada di kisaran harga awal tahun.. balik kandang sejak koreksi di bulan agustus.  atau INDF yang juga naik +-19% sudah balik kandang ke harga awal tahunnya. di tulisan rileks bro yang pertama sudah di contohkan bahwa geng konstruksi sedang menuju harga awal saat mereka mulai booming di 2014.

jadi sekali lagi, santai aja dalam menyikapi kehebohan pergerakan harga, jangan merasa bodoh dan menyesal karena ketinggalan ‘kereta’…

btw jika anda ingin terjun dan masuk di asset-asset yang disebutkan diatas juga ga masalah, tinggal mengatur risiko,

tugas kita adalah bersiap sebaik-baiknya, jadi saat blackswan event terjadi lagi, kita tidak lagi menjadi penonton..

tapi yo jo lali bersiap rek..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *