Switch tracking

Switch tracking

Switchtracking pada dasarnya adalah ketika anda sedang berdiskusi lantas lawan bicara anda memberi umpan balik, dan reaksi/respon anda terhadap umpan balik yang ga sesuai topik. sialnya diskusi terus belanjut dan anda dan rekan anda tetap bertahan di jalur diskusi masing-masing.

Memang terlihat sepele, tapi dari pengalaman saya banyak dari kita yang ga sadar bahwa diskusi yang berlangsung sudah berpindah substansi bahasan. tanpa disadari konteks dan arah nya sudah bergeser akibat dari salah satu teman diskusi yang memberi umpan balik ga tepat topik, akibatnya diskusi menjadi ga nyambung.

contoh dibawah adalah diskusi antara sepasang suami istri, louie dan Kim, silahkan di baca dan analisa

Louie and his wife, Kim, are getting ready for a child-free, romantic weekend, and Louie has just brought home some red roses.

“Listen,” Kim says. “Try not to take this the wrong way, OK? But, if we’re going to be married for the next 30 years, I need you to know that red roses aren’t my thing.”

Louie responds by changing the subject: “Okay well, um … can I critique how you just told me that?”

“The first person stays on their own track. The second person actually smoothly switches to a different topic, which is their own reaction to the feedback, and often the feedback that they have themselves for the first person,”

They just get further and further apart … And they don’t even realize that they’re going in different directions.”

“I’ve told you before that I don’t like red roses,” Kim says. “Remember?”

“I just think that you should have thanked me for the flowers first, and then said the thing about the roses,” Louie responds.

There are really two topics on the table, Kim’s topic is, ‘You don’t listen to me,’ and Louie’s topic is, ‘You don’t appreciate me.’ Often, neither person even realizes that they are talking about two different subjects.

see?

Baik Louie anda Kim tidak ada yang menyadari bahwa mereka memberi respon yang ga nyambung, beda topik cin responnya, karena semua berdiskusi dalam jalur / track yang berbeda dan sialnya masing-masing bertahan dalam topik yang sudah di pilih.

apa masalah yang biasa menyebabkan diskusi ter-switch track seperti diatas? jika anda googling, ada beberapa penyebab, tapi mungkin yang paling layak di perhatikan adalah switch track akibat dari kecenderungan untuk kita defensif dalam menerima input. kita dalam mode defensif, sehingga dimana kondisi yang kita seharusnya mendengar agar dapat menerima input, kita malah fokus dalam merespon, otaknya fokus untuk memberi counter, akibatnya responnya tidak disadari memiliki topik yang berbeda.

kecenderungan untuk kita defensif, sifat menutup diri atau bias akan pendapat atau believe yang sudah tertanam buat saya adalah penyakit orang-orang ‘pintar’, yang sudah merasa memiliki pengetahuan yang cukup sehingga merasa tidak perlu input orang lain, sialnya malah mereka biasanya merasa open mind karena senang berdiskusi namun pada dasarnya mereka hanya senang berdebat. silahkan baca perbedaan open dan closed mind disini, walaupun tidak eksplisit disebutkan, imho, orang-orang yang punya kecenderungan ter-switchtrack menandakan mereka tidak cukup mindfull dalam berdiskusi.

apa hubungannya dalam trading?

sebenarnya saya hanya ingin menunjukan bahwa semua orang punya bakat switchtracking, dan kemampuan untuk tidak switchtracking alias sudah mindfull itu bukan sesuatu yang final, ‘penyakit’ ini seperti panu, yang muncul kembali jika kita tidak disiplin menjaga kesehatan dan kebersihan. jadi tuntutan untuk mindfull dalam setiap diskusi itu terus ada dan tidak pernah berhenti.

untuk trading, pesan utamanya adalah untuk tetap dalam ‘topik’ yang di infokan market di dalam chart, jika anda charting lantas melihat saham tersebut uptrend, lantas terjadi koreksi / konsolidasi berturut-turut 2-3 hari, anda lantas ‘dengkul kopong’ menjual. padahal secara teknikal belum ada tanda-tanda yang perlu di kawatirkan. contoh y. $WOOD.

price uptrend, consolidated
stay mindfull with the information

jika anda seperti saya yang membeli WOOD saat penembusan 625, maka seharusnya kesimpulan kita sama jika melihat informasi yang diberikan chart pada gambar diatas, informasi yang ‘disampaikan’ chart masi sama, contoh lain bisa lihat RALS dan SMGR.

kembali ke pesan artikel ini, sebagai trader kita harus cukup mindfull untuk tidak ter-switchtrack atau bisa tetap dalam ‘topik’ yang di infokan market di dalam chart, kalau anda lihat chart yang harganya masi disitu-situ aja tapi kok kesimpulannya berbeda, ada 2 hal yang bisa kita simpulkan, saat pertama menganalisa memang kita salah menyimpulkan, atau kita sedang ter-switchtrack.

bagaimana agar tidak terswitchtracked? be mindfull, floating loss dan profit di saham jangan di terima sebagai benar dan salah, tekanan untuk menjadi selalu benar kadang mengaburkan pikiran. membuat anda jadi defensif untuk setiap floating loss.

be mindfull. semoga bermanfaat

Leave a Comment