Tag: 2014 (page 1 of 2)

Beli saat turun, jual saat naik

Kemarin (13 desember) saya nganterin pacar tercinta @rahmahamalyah untuk ikut seminar KDFA by pak john veter. saya cuma nganterin, ga ikutan karena ya secara saya kan penganut TA. dan doi adalah jagoan FA.

Denger penjelasan how to trading using fundamental analysis emang menggoda. analisa nya base on laporan keuangan. value intrisik. dan margin of safety sebagai kriteria. caranya ga susah kok, masukin data nilai x, y , z nanti dapat angka bla bla bla, yang mahal itu mindset mereka. cara melihat pergerakan harga juga berbeda dengan trader. beli saat turun, jual saat naik. batasan mindset mereka itu adalah nilai’ perusahaan.

Kalau trader selalu punya argumen market discounted everything, kalo harga si emiten ‘fundamental ‘ akan bergerak naik, nyaris pasti akan di notice sama trader kok. lah kan mesti indikatornya nunjukin sesuatu yang menarik mereka buat analisis. Keduanya benar selama cuan. ga ada yang salah.

Yang menarik adalah ada satu hal yang saya pahami selama ini ternyata salah. yaitu pendapat saya yang mengasumsikan bahwa investor selalu mencari saham ‘puntung rokok’ atau saham saham yang terlupakan, nah ternyata itu kurang tepat. kata john veter waren buffet aja ga gitu gitu amat kok. emiten yang di incar ga terbatas di saham yang puntung rokok. emiten yang dicari investor adalah emiten yang terdiskon dari nilai aslinya. titik. ga musti saham gocapan juga yang dicari. bukan juga saham yang harganya tidur terus terusan. contohnya saham terdiskon di IHSG ada BMRI atau BBRI yang masih terdiskon sekitar 30% dari nilainya.

Tapi saya tetep istiqomah sebagai swing trader. hehe. mungkin karena saya moderate-agresif (baca : malas analisis lap. keuangan) jadi saya tetap milih jadi trader aja.

Bagian selanjutnya dari tulisan ini adalah membahas asumsi pergerakan market hingga awal tahun depan. ada alasan alasan baik teknikal maupun secara sudut pandang makro ekonomi yang pada kesimpulannya bulan desember ini akan cukup menentukan pada pergerakan IHSG diawal tahun depan ( ini hasil nanya-nanya ke pak hans kwee dan jhn veter ). selain itu juga ada alasan mengapa koreksi DOW JONES di jumat kemarin bisa dilihat sebagai kesempatan akumulasi. aslinya saya sudah tulis sampai panjang ke bawah. Sayangnya tulisan panjang lebar itu ngilang, draft nya ga ke save ama si wordpress. siaul bener. saya males lah nulis ulang. dibawah ini chart chart yang bisa di analisa sendiri ya.

DOW JONES INDUSTRIAL AVERAGE

Dibawah ini IHSG Daily dan Weekly. kalau swing, kita perlu perhatikan bentuk candle weekly untuk minggu depan. chart daily IHSG yang tidak menyentuh ret 100% (5100) sebelum kembali rebound bisa menjadi sentimen bagus, namun reboundnya masih nanggung.  seminggu kedepan cukup menentukan.

IHSG Weekly . MACD golden cross. Stochastic ada di nilai 70an.

Udah ya, jadi ga keren gini tulisan ini. padahal tadi udah jadi ulasan panjang lebar lah. pokoknya si walaupun hanya menggunakan chart  diatas bisa kita manfaatkan sebagai analisa psikologi massa saat ini. sehingga dapat dijadikan pedoman dalam pengambilan keputusan.  yang kawatir soal koreksi DOW JONES. tenang aja. hingga saat ini belum ada tanda tanda capital outflow. selama chart belum menunjukan hal itu, berarti crash / koreksi besar masih menjadi asumsi. lalu hal hal seperti persiapan window dressing dan laporan kinerja manajer investasi diakhir tahun bisa dijadikan juga perlu dipertimbangkan.

Menatap IHSG dibulan september.

Pada tulisan sebelumnya, saya menganalisis bahwa pergerakan IHSG dipekan terakhir bulan agustus akan cenderung koreksi karena IHSG sudah ‘lelah’ naik. ya walaupun cuma feeling analisis ternyata setelah tulisan tanggal 23 agustus trsb IHSG berturut-turut koreksi di senin dan selasa kemarin. hanya hari ini saja IHSG berhasil di tutup positif namun tidak menembus resisten. jadi jika anda hari ini belanja. sentimennya masih netral. sedangkan regional cenderung signal negatif. keputusan hold atau sell akan tergantung besok.

Saya sendiri sudah mulai screening saham lagi. portofolio saya tinggal MEDC,  GJTL saya cutlos loss 1.2%. cutlossnya telat gara-gara ga dapet sinyal. sial banget deh. rugi banyak. hal yang menjadi pertanyaan adalah, kapan kita positioning lagi? saya sendiri ingin lihat penutupan besok. semoga sih koreksi agar target koreksi di 5050 tercapai. tapi kalau ternyata besok IHSG ditutup dengan signal positif ya kita lihat dulu nanti regional dll.

btw dibawah ini chart IHSG, asumsi saya hingga pekan pertama september IHSG akan cenderung koreksi dengan target 5025 – 5075.

idx

Nebak IHSG itu gampang jika kita tau arah pergerakan DJI . chart DJI sendiri sudah sampai ke targetnya. sudah membentuk first pull up pertama (lihat gambar dibawah). jadi sekarang tinggal ngeri-ngeri sedap aja. pilihanya mantul kebawah, atau breakout ke atas.

dow

Jadi kalau mau nebak, tebak dulu sentimen bagi pergerakan DJI. dan jika anda orang saham tentu mostly sentimen paling kuat adalah kenaikan suku bunga di US sana. entah itu sentimen negatif atau positif saya ga tau pasti karena saya bukan ekonom. tapi mungkin itu positif. maka seharusnya breakout. jika memang hal tersebut sinyal positif maka asumsi saya pergerakan DJI tentu bullish namun sebelum break out, DJI akan koreksi dahulu sampai ret 38% hingga 50%. kenapa perlu koreksi? ya buat tarik napas dulu bro.

Lantas sentimen dari dalam negeri untuk pergerakan IHSG? masih sekitar politik yang sekitar jajaran kabinet, anggaran 2015 hingga kenaikan bbm. Jika anda melihat gambaran besar dari pergerakan IHSG sendiri juga membentuk first pull up. coba lihat sejak mei 2013, pergerakan IHSG semakin mendekati high saat itu. so, DJI doing first pull up so does IHSG, maka asumsinya sama,  apakah  IHSG akan mantul / koreksi setelah mencapai all the time high 5250 atau malah breakout? saya masih galau. pengen nulis optimis breakout tapi kok ga yakin. hehehe.

Jadi kesimpulannya apa nih? Agustus tinggal 4 hari lagi, IHSG menurut saya masih dijalur koreksi. malah bulan september menurut saya juga cenderung sideways / koreksi, kecuali itu jokowow ama sby setuju naikin harga bbm dekat dekat ini. tapi kecil banget kemungkinannya.  IHSG sepertinya nanti rebound dan breakout saat jokowow dilantik plus pengumuman kabinet. mungkin terdengar aneh, saya kok pengen IHSG koreksi sampai 4895 – 4836. kenapa? biar naeknya jauh.

UPDATE 

IHSG hari ini 28/8/2014 hingga saat bertengger di 5192 atau +26 poin. jadi resistennya tembus. saya bangun jam 10 🙂 jadi nyadarnya telat. langsung bid di 4 emiten properti kecil yaitu ASRI, SSIA, SMRA ama CTRS. ASRI dan SMRA dapat di harga 510 dan 1320. yang dua masih BID. lalu GJTL saya TP gain 1%.  semoga penembusan resisten ini ga boongan. 🙂  DJI? DJI looks good. semalam galau mau nembus resiten atau tidak.

Pekan terakhir di bulan Agustus

Hingga saat ini kinerja IHSG untuk 1 bulan terakhir ada di 2.2% atau masih dibawah rata-rata kinerja tiap bulan 2.5%. pertanyaannya apakah dengan sisa 1 pekan lagi IHSG dapat mengejar kekurangan 0,3% tsb? atau malah koreksi sehingga mengurangi persentase kinerja saat ini?

jawabannya apa? jeng jeng.. saya ga tau. tapi feeling saya harusnya sisa pekan ini IHSG akan koreksi. feeling analisis broh. hahaha. cape naik si IHSG, apalagi ada beberapa gap yang belum ketutup. walaupun ya ga mesti ketutup,  jadi koreksi? belum tentu. kalau tiba-tiba ada sentimen dalam negeri yang yahud banget seperti koalisi Jokowi bertambah lagi atau minimal 50%+1%  biar nanti jalannya pemerintahan ga terlalu berliku. bisa naek turus IHSG.

Tapi menurut saya idealnya koreksi dulu deh. biar enak. liatnya cape naik terus. kayak baca kalimat kepanjangan ga pake titik atau koma. hehe. ga ilmiah banget analisisnya. tapi target mencapai higher high tetap masuk akal dicapai tahun ini. lalu mari kita lihat portofolio saya. TLKM akhirnya saya cutloss lumayan ruginya sampai 1.2%. gegara saya ga dapet sinyal terus mau sell. porto saya ada MEDC dan GJTL. MEDC saya beli intraday. ngeliat minusnya tinggi. saya bid aja, eh dapet. chartnya sideways abis. kayak TINS. bingung nebaknya.

GJTL yang saya hold dari tanggal 11 malah balik ke minus. masih galau pergerakannya ni saham. walaupun minus, selama kedua saham ini belum menembus support maka akan saya HOLD. rekomendasi ? ga ada. seriusan. dengan pergerakan IHSG yang saya anggap akan koreksi. justru aneh menurut saya kalau ada rekomendasi buy. buy-nya nanti IHSG sudah mau bottoming (dengan catatan memang terjadi koreksi). namun kalau anda belum ada posisi. saya tetap yakin sama GJTL dan MEDC. udah ya. arsenal tertinggal 2-0 nih. malas nulisnya.

Kapan koreksimu IHSG?

Jika anda membaca prediksi pergerakan IHSG saya pada artikel ini saya memperkirakan bahwa IHSG akan terkoreksi ke support di 4611 sebelum menembus gap yang terbentuk termasuk menembus resisten diatasnya. well ternyata market bergerak tidak sesuai prediksi saya. sentimen siapa wakil jokowi dan asumsi bahwa akan diumumkan diawal pekan ke 3 dibulan april memberi sentimen spekulasi bagi market. namun tentu sentimen spekulasi tersebut tidak menembus resisten. hingga saat ini masih di 4897 sedangkan resisten yang harus dilewati ada di 4921. jika anda analisis lebih lanjut sepanjang pekan ke 3 IHSG selalu ditutup positif. namun grafiknya makin lama semakin positif seadanya. coba di cek deh. spekulan mulai galau 🙂

Lalu poinnya apa? saya masih percaya IHSG harus terkoreksi ke 4611 terlebih dahulu. sejak awal bulan saya memang berasumsi koreksi dalam akan terjadi di bulan mei. kenapa ? tentu karena ‘sell in May and go away’ atau historic parttern dari pergerakan DJI yang secara tidak langsung memperngaruhi pergerakan IHSG. namun tentu karena tahun ini adalah tahun politik sentimen DJI bisa kalah pamor ketimbang sentimen dalam negeri. pergerakan market tidak pernah salah. traderlah yang salah. namun tentu agar kita tidak keliru memprediksi maka kita harus pandai-pandai membaca mood market. 

Pertanyaan menjadi lebih berkembang. bagaimana IHSG prediksi pergerakan jangka pendek dan bagaimana prediksi pergerakan IHSG jangka panjang? lalu bagaimana strategi trading terbaik IHSG dimasa koreksi? mari kita jawab satu satu :

  1. Prediksi IHSG jangka pendek dengan asumsi hingga pengumuman wakil jokowi market akan bergerak pada rentang dekat. positif seadanya, hingga negatif seadanya. margin positif cukup signifikan akan terbentuk h-1 pengumuman wakil presiden jokowi. tentu karena spekulasi semakin tinggi. intinya masalah wakil jokowi ini sangat mempengaruhi pasar.
  2. lantas sentimen koalisi bagaimana? asumsi saya koalisi yang disukai market adalah koalisi PDIP dengan maksimum 2 partai lain.koalisi tsb dirasa cukup untuk memenangkan jokowi namun bukan koalisi besar sehingga sentimen bagi-bagi kursi yang akhirnya tidak mengerogoti rencana kerja pembangunan.
  3. Tidak bisa dipungkiri 2 jagoan calon presiden adalah prabowo atau jokowi. jika prabowo duet dengan hatta. saya rasa market juga akan menyambut positif. karena ada hatta. maka informasi rencana ekonomi dari masing-masing calon presiden cukup penting bagi anda yang investor.
  4. Balik lagi ke prediksi jangka pendek. sentimen  dominan tentu masih sentimen dalam negeri. namun jika kepastian wakil presiden / koalisi adem-ayem seperti 2 hari terakhir di pekan lalu. sentimen menjadi agak mixed. untungnya DJI dan regional juga ditutup positif. makanya kita bisa positif seadanya.
  5. Jadi prediksi saya. market bergerak dalam rentang dekat hingga h-2 pengumuman wakil presiden jokowi. lalu dead cat bounce di hari pengumuman hingga paling lama h+2. selanjutnya market baru kembali ke realita bahwa pasar ini perlu koreksi. itu dalah prediksi jangka pendek untuk IHSG.
  6. Untuk prediksi pergerakan IHSG jangka panjang tentu saya bullish. karena ini tahun politik. akhir tahun saya prediksi IHSG di 5400+. catatannya asal yang menang jokowi / prabowo-hatta y. itu hingga akhir tahun. untuk prekdiksi pergerakan IHSG jangka menengah koreksi tiap tengah kuartal masih akan terjadi. karena market memang perlu koreksi secara periodik untuk ‘balancing’. jadi asumsinya bearish di awal mei hingga awal juni. mulai bullish lagi di mid juni hingga akhir juli.
  7. Nah lantas strategi yang cocok agar profit kita maksimal bagaimana? yang paling menguntungkan tentu beli jika mau naik. jual jika mau turun. tapi prakteknya sangatlah sulit. jika masa bullish seperti saat ini banyak sekali pemenang. karena mudah sekali mendapatkan untung. periode trading pun tidak menjadi masalah signifikan. loss sedikit. tahan aja toh akan rebound selama megang saham yang liquid. karena kita siap-siap memasuki mei dan masa koreksi tentu short selling adalah strategi paling baik. atau trend trading. namun apapun strateginya tentu berbera dengan strategi dimasa bullish. lalu apakah kita memiliki kecerdasan emosi yang dibutuhkan dalam masa bearish? karena saya belum pernah memasuki masa bearish saya belum tahu strategi yang cocok. namun asumsi saya yang pasti gaya tradingnya akan berbeda. disiplin tinggi jauh lebih dituntut dimasa bearish. kemampuan membaca sentimen pasar juga sangat penting.

sudah jam 2. lanjut di tulisan berikutnya y

Mari menanti data Jobless claim di US

Hari ini ditutup negatif, sesuai estimasi saya pada artikel sebelum ini yang menyatakan IHSG telah kehabisan power. jeleknya menjelang penutupan kemarin saya masih hold. berharap porto saya yang saya memang anggap akan berkurang hari ini tidak terlalu turun. ternyata LSIP sempat menyentuh modal. saya otomatis proteksi profit. 70 lot saya jual semua. eh ternyata balik lagi tu harga 🙂 sialen. hehehe. tapi hari ini saya kembali mendapatkan pelajaran. sebaiknya gunakan trailing stop untuk saham-saham yang positif dan bervolume besar. profit saya sekitar 500rb-an ilang gara itu. gpp. yang penting belajar kan?

Untuk WIKA juga kembali di harga modal saya 2495. tetapi saya malah nambah sampai 80lot untuk WIKA. kenapa? 2495 itu support WIKA. dengan asumsi malam ini data jobless claim di US bagus. dan DJI ditutup positif maka hal ini akan berimbas pada IHSG pada hari senin yang menyebabkan WIKA akan terbang.. amiiinnn. belum lagi ditambah sentimen pemilu legislatif. mestinya pada positioning untuk spekulasi hasil pemilu. ketauan lah. orang indonesia suka spekulasi. hehehe.

Balik lagi kepelajaran yang saya dapatkan hari ini. trailing stop untuk proteksi profit sepertinya untuk tipe trader seperti saya. saya adalah swing trader. trader jangka 3-5 hari. tapi jika para pembaca perhatikan. saya tidak pernah menentukan resisten. karena buat saya selama trend bagus. hold saja. nah karena tidak ada harga target tersebut potensi kehilangan profit yang sudah di dapatkan cukup besar.

Oiya, data yang malam ini di rilis adalah data jobless claim. data ini data paling penting untuk menentukan sentimen minggu depan (yaiyalah. ini kan jumat). jika data ini jelek. sepertinya IHSG akan terus koreksi sampai rabu – kamis. jika data ini bagus. kita bisa rally sampai akhir pekan depan. amiinn. entah kenapa asumsi saya 5200 tercapai bulan ini atau extremenya pekan ini. namun tercapai atau tidaknya tergantung pekan besok ini. jika memang pekan ini tembus 5200. maka sampai akhir bulan cenderung sideways sebelum koreksi di bulan maret. cape uey rally terus. 🙂

Older posts

© 2018 a Trend Trader

Theme by Anders NorenUp ↑