Hingga saat ini kinerja IHSG untuk 1 bulan terakhir ada di 2.2% atau masih dibawah rata-rata kinerja tiap bulan 2.5%. pertanyaannya apakah dengan sisa 1 pekan lagi IHSG dapat mengejar kekurangan 0,3% tsb? atau malah koreksi sehingga mengurangi persentase kinerja saat ini?

jawabannya apa? jeng jeng.. saya ga tau. tapi feeling saya harusnya sisa pekan ini IHSG akan koreksi. feeling analisis broh. hahaha. cape naik si IHSG, apalagi ada beberapa gap yang belum ketutup. walaupun ya ga mesti ketutup,  jadi koreksi? belum tentu. kalau tiba-tiba ada sentimen dalam negeri yang yahud banget seperti koalisi Jokowi bertambah lagi atau minimal 50%+1%  biar nanti jalannya pemerintahan ga terlalu berliku. bisa naek turus IHSG.

Tapi menurut saya idealnya koreksi dulu deh. biar enak. liatnya cape naik terus. kayak baca kalimat kepanjangan ga pake titik atau koma. hehe. ga ilmiah banget analisisnya. tapi target mencapai higher high tetap masuk akal dicapai tahun ini. lalu mari kita lihat portofolio saya. TLKM akhirnya saya cutloss lumayan ruginya sampai 1.2%. gegara saya ga dapet sinyal terus mau sell. porto saya ada MEDC dan GJTL. MEDC saya beli intraday. ngeliat minusnya tinggi. saya bid aja, eh dapet. chartnya sideways abis. kayak TINS. bingung nebaknya.

GJTL yang saya hold dari tanggal 11 malah balik ke minus. masih galau pergerakannya ni saham. walaupun minus, selama kedua saham ini belum menembus support maka akan saya HOLD. rekomendasi ? ga ada. seriusan. dengan pergerakan IHSG yang saya anggap akan koreksi. justru aneh menurut saya kalau ada rekomendasi buy. buy-nya nanti IHSG sudah mau bottoming (dengan catatan memang terjadi koreksi). namun kalau anda belum ada posisi. saya tetap yakin sama GJTL dan MEDC. udah ya. arsenal tertinggal 2-0 nih. malas nulisnya.