Tag: IHSG (page 1 of 6)

Disclaimer IHSG diakhir agustus.

tadinya saya mau nulis resume trading podcast, namun karena podcastnya sangat keren, saya kawatir saya malah terjebak dalam narative fallacy. terlalu menyederhanakan pesan dari narasumber, anda-anda malah bisa tersesat karena tulisan saya. jadilah misi untuk menulis resume podcast batal.

silahkan luangkan waktu anda untuk mendengarkan podcast dari @futurestrader71. keren banget deh. https://t.co/9ZtFJyPmC6 , sebagai contekan, ada satu qoute bagus dari hasil saya mendengarkan podcast ini. saya rasa ini sangat penting untuk diresapi setiap trader.

“Follow each trade as if it’s the first trade of the day.” – @FuturesTrader71

well, karena udah terlalu lama puasa nulis. saya ga boleh absen nulis lagi. mari kita nulis soal rekomendasi dan asumsi index di pekan depan. sebelum kita mulai. ada satu hal yang perlu kita catat sebagai sentimen pergerakan di pekan depan.  sentimen tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah speech dari mbok yellen. pidato si mbok langsung berdampak bagi DOW yang turun -0.29% dan dollar index yang lompat +0.84%. artinya kita boleh curiga sepanjang minggu depan, selain isu soal kenaikan interest rate oleh the fed,  isu soal rupiah melemah juga akan menjadi sentimen negatif.

mari kita lihat chart IHSG dibawah. dengan posisi yang sudah diarea resisten dan secara momentum IHSG terus melemah, jadi tanpa news yang wow sepertinya potensi menjebol resisten agak sulit. posisi chart + sentimen dari luar saya rasa kurang ideal untuk ambil posisi agresif dipekan depan.

photo_2016-08-28_19-31-47

THE UNKNOWN UNKNOWN

beberapa chart saham cukup menarik untuk saya, diantaranya adalah AKRA, BBNI, INTP, MPPA, PGAS dan LSIP. namun tanpa meremehkan faktor-faktor lain yang bisa saja menjadi sentimen namun tidak kita ketahui, IHSG sepertinya minggu depan akan koreksi. dengan asumsi seperti itu, sebaiknya hindari saham saham blue chip. biasanya mereka cenderung mengekor index dengan 1 atau 2 yang berlaku sebaliknya untuk menahan index. untuk daftar saham menarik yang tadi saya sebutkan, jika pun masuk atau auto buy saya berjalan, saya akan masuk dengan size yang relatif kecil.

saya sendiri hingga saat ini masih kosongan. posisi saya terakhir adalah LSIP dan INTP, keduanya terkena stoploss sebelum besoknya mantul dengan luar biasa T_T. hehe. jadi saya ga mau buru-buru. IHSG sepertinya sedang menanti momentum yang tepat untuk koreksi. bisa saja speech mbok yellen manjadi alasan bagus untuk market koreksi.

mau koreksi atau lanjut saya sih ikut aja. auto buy sudah disetting buat 3 dari 6 saham diatas, 3 lain menunggu gimana besok. sok atuh, gimana mr. market aja.

okesip. sampai jumpa ditulisan berikutnya. 🙂

the waiting game.

minggu ini saya mendapatkan pencerahan, kondisi market memberikan saya insight bahwa saya bukan trader yang dinamis. saya bukan trader yang bisa beradaptasi dengan berbagai setup yang diberikan market. biar pada mahfum, saya jelaskan dulu dua hal penting. yang pertama .

Jika anda pengguna analisa teknikal, anda mungkin (semoga) sependapat bahwa dari chart diatas kita dapat mengetahui :

  1. dalam jangka pendek pergerakan IHSG adalah sideways dan
  2. sejak senin 13 april, upaya penembusan resisten IHSG terkonfirmasi gagal di dilakukan maka arah pergerakan IHSG adalah menuju supportnya.

yang kedua. saya adalah trader yang buy high, sell higher. indikator utama saya adx. jadi mayoritas buy on breakout. buy on strength. saya tidak nyaman beli saham yang sideways. yang downtrend.

Nah, tipe gaya buy high sell higher ini kadang cukup bergantung dengan arah overall market atau index. karena ya kalo market lagi koreksi 1 persen. maka harga saham emiten tentu akan mayoritas terkoreksi.

dengan sentimen market yang terkoreksi maka terkadang breakout pagi menjadi false breakout di sore. karena ga banyak trader yang nyaman hold. ya karena kan arah market lagi ke support. selain itu kalo market lagi koreksi kita akan banyak menjumpai koreksi dari saham uptrend dengan volume tipis. yang biasa kita sebut dengan “bandar lagi nurunin penumpang”.

sebagai bukti awal pekan ini saya punya SSIA ama CSAP. dua duanya yang awalnya ijo balik arah jadi minus. dua duanya pun cutloss. prettttt.

dua hal diatas adalah bukti saya ga dinamis. udah sadar bahwa market menuju support mbok ya menentukan posizioning size nya lebih hati hati. haha. trailing stopnya kudu ketat. kudu di set otomatis. jangan rakuss. hehe

kondisi setup market yang menuju support kayak gini sepertinya ga cocok untuk saya. ya walaupun kalo market turun pun ga semua juga koreksi. lihat LPKR deh. pas market koreksi doi ngacir naik, pas market udah bottoming doi baru koreksi. mana banyak lagi.

inti tulisan ini adalahkarena market selalu dinamis. ada dua hal yang bisa menjadi solusi anda yaitu :

  1. anda menyesuaikan strategi sesuai setup yang diberikan market. misalnya biasanya buy high sell higher maka berubah jadi buy low sell high.
  2. stick to your most comfortable strategy. yup. bener. kalo kita ga bisa dinamis. gimana kalo kita sabar menunggu setup market yang cocok untuk kita. pasti bakal nongol kok.

buat saya. minggu ini adalah contoh sempurna kondisi yang menuntut kesabaran. menunggu market kembali “fit to my criteria”. tapi ya sialnya minggu ini saya ga sabar. loss gede gede nih. anda bisa lihat minggu depan, saya akan update portofolio performance.

yang bikin senang adalah saya kembali di ingatkan oleh market. saya belajar. semoga ke depan saya tidak mengulangi. hehe.

Probability-Relativity-Psychology

Senin tanggal 15 kemarin saya di bali, saat dikamar hotel yang lagi nyetel entah cnbc atau bloomberg, ga sengaja saya lihat berita tentang IPO sebuah perusahaan besar. saya lupa deh dimana, nama perusahaannya juga lupa, tapi ada yang menarik dari hal ini yang mengingatkan saya IPO alibaba (iya alibaba yang di new york yang sempat disebut the biggest IPO ever)

Jadi kalau di ingat ingat nih, saat menjelang IPO alibaba yang katanya the biggest ever itu, mayoritas index saham di dunia kompak melemah. kok bisa? menarik kan? untuk menjawab hal tersebut yang harus dipahami adalah pertama nilai duit yang dikumpulin saat IPO alibaba itu sekitar $25 billion, oversubscribe ga? saya ga nemu data apakah oversubscribe atau tidak, harusnya oversubscribe secara dihari pertama +38% itu saham.

Katakanlah dia oversubscribe 2 atau 3x lipat ya berarti total ada $75 billion ngantri beli tu saham. pertanyaannya adalah dari mana duit itu datang? inilah jawaban untuk mengapa mayoritas saham dunia kompak melemah menjelang si alibaba IPO. mayoritas index melemah karena big fund pada jualan agar dapet cash money untuk antri beli alibaba. dan ga heran kenapa beberapa hari setelah alibaba selesai IPO index dunia, termasuk IHSG kembali hijau. kembali hijau kenapa? ya duit oversubscribe itu balik kandang. coba cek deh di tanggal sebelum dan sesudah si alibaba IPO. cek IHSG, cek bluechips kita. why bluechips? karena duit bigfund pasti ngendon di blue chips. contoh TLKM dan BBCA.

Menarik yah, lucunya, dihari saya lihat berita IPO saat dibali kemarin, Index kita minus dalam, minus 3 hari berturut turut, baru lalu hijau, ga main main hijaunya, gup up membentuk marubozu, marubozu ini candle bullish pake banget. kemarin (jumat) juga gup up. tapi bentuknya sudah spinning top. artinya apa? go figure ya.

Pertanyaannya adalah apakah IPO yang salah lihat di cnbc itu yang mempengaruhi terjadinya koreksi index kita? nah disinilah judul tulisan ini baru disebutkan. setiap terjadi koreksi kita harus bisa menganalisa apakah koreksi index ini ‘sehat’ atau ‘tidak sehat’. tujuannya biar kita ga galau. ga buru buru CL, ga buru buru TP juga.  indikatornya apa saja?  3 kata pada judul diatas itu.

Biar lebih dapat dipraktekan, kita coba analisa dari chart IHSG ya. kan saya trader. swing trader. jadi keputusan buy dan sell saya murni atas kemampuan saya menganalisa arah pergerakan market. itu keputusan buy n sell. kalau stockpick saya ya murni dari chart.

Saya ingatkan kembali kalau saya adalah swing trader. jadi keputusan buy, hold dan sell murni atas kemampuan saya menganalisa arah pergerakan market. btw pas banget ditanggal 14 itu LSIP saya kena trailing stop. jadi saya kosongan. okeh. mari kita lanjutkan.

Begini saya mengasumsikan koreksi kemarin :

Tanggal 15 : arah pergerakan IHSG menunjukan akan adanya koreksi sehat, koreksi sehat itu bukan bearish. asumsi saya koreksi disebabkan oleh harga minyak yang terus terkoreksi dan menanti rapat the fed, sentimen dari rapat ini yang menyebabkan pelemahan nilai tukar rupiah. btw soal pelemahan rupiah yang bikin serem sebenarnya bukan soal pelemahannya tapi speednya. naiknya ngebut dari 12.500 ke 13.000 ngebut aja. itulah yang bikin serem.

Secara psikologi dengan berita tentang crash yang akan segera terjadi tentu mendorong retailer untuk jual barang atau CL. gimana ga panik, koreksinya gap down pula.

Idealnya ditanggal ini jangan belanja, namun kalau anda lihat twitter saya @paktua . saya cicil KLBF di av. 1785 di tanggal 15 itu. beli 20 lot. saya beli karena saya dipaksain ama temen temen, iya, saya ceritanya lagi rapat kan nih. selama rapat itu saya sibuk ngajarin bos saya si agus ttg saham, kita lagi lihat auto signalnya HOTS, eh pas banget si KLBF ada sinyal buy, jadi saya dipaksai buy. ya saya buy aja sedikit karena saya masih mengharap koreksi lanjutan dari IHSG dan koreksi lanjutan dari KLBF.

Target pelemahan IHSG saya asumsikan ada di garis trendline itu. so , saatnya shoppping sampai target pelemahan tercapai.

Tanggal 16 : IHSG kembali koreksi dalam dalam, dalem begete malah. saya av. down si KLBF. sempet serem juga karena IHSG keluar dari trendline (lihat gambar). tapi sekali lagi, kalau kamu follow twitter saya @paktua, saya sudah tulis kalau IHSG harus balik ke atas garis dalam 2 candle berikutnya. gimana kalau ga balik lagi dalam 2 candle selanjutnya? kita bisa asumsikan IHSG bearish.

Lantas kenapa saya av. down? karena KLBF semakin mendekati support dan gerak cepat pemerintah untuk menstabilkan rupiah. jelas pasti berusaha distabilkan dong, speed naiknya ga wajar. dari itu aja kita bisa asumsikan nyaris pasti BI akan intervensi. yang tentu intervensi ini akan menguatkan rupiah.

Tanggal 17 : IHSG sudah hijau, IHSG juga sempet ditutup sempat menyentuh kembali si trendline. jadi sempet ngetes. udah ada tanda tanda kehidupan lagi. karena saya sibuk saya ga bisa belanja, harusnya tanggal ini belanjanya. (besoknya saya belanja BBTN dan SMBR.)

Akan kah penguatan kembali lanjut?

Pendeknya iya, akan menguat. karena jika di analisa dari 3 kriteria sesuai judul diatas dengan IHSG yang sudah kembali ke price channelnya seharusnya pergerakan harga IHSG akan terus menguat searah dengan price channel. ga musti hijau terus, asalah gerakannya terus membuat higher low si aman. indikator Stochastic juga sudah golden cross. MACD mengarah ke jalur golden cross.

Sentimen selanjutnya apa? rally desember dong. selain itu saya ga kepikiran sentimen lain. biasanya kalau minim sentimen gini IHSG akan menguat tipis cenderung sideway.

hal yang perlu diperhatikan adalah candle spinning top yang dibentuk IHSG. lihat senen kalau itu.

Balik lagi ke judul, walaupun chart itu menggambarkan semuanya, kadang kita ga tau apa yang mau kita analisa dari chart. yang perlu dicoba dianalisa dari chart adalah probability arah pergerakan, relativitas pergerakan harga penutupan terhadap sentimen terkini dan psikologi massa. apalagi kalau sampai terjadi penembusah trendline. itu seru analisanya. hehe.

Beli saat turun, jual saat naik

Kemarin (13 desember) saya nganterin pacar tercinta @rahmahamalyah untuk ikut seminar KDFA by pak john veter. saya cuma nganterin, ga ikutan karena ya secara saya kan penganut TA. dan doi adalah jagoan FA.

Denger penjelasan how to trading using fundamental analysis emang menggoda. analisa nya base on laporan keuangan. value intrisik. dan margin of safety sebagai kriteria. caranya ga susah kok, masukin data nilai x, y , z nanti dapat angka bla bla bla, yang mahal itu mindset mereka. cara melihat pergerakan harga juga berbeda dengan trader. beli saat turun, jual saat naik. batasan mindset mereka itu adalah nilai’ perusahaan.

Kalau trader selalu punya argumen market discounted everything, kalo harga si emiten ‘fundamental ‘ akan bergerak naik, nyaris pasti akan di notice sama trader kok. lah kan mesti indikatornya nunjukin sesuatu yang menarik mereka buat analisis. Keduanya benar selama cuan. ga ada yang salah.

Yang menarik adalah ada satu hal yang saya pahami selama ini ternyata salah. yaitu pendapat saya yang mengasumsikan bahwa investor selalu mencari saham ‘puntung rokok’ atau saham saham yang terlupakan, nah ternyata itu kurang tepat. kata john veter waren buffet aja ga gitu gitu amat kok. emiten yang di incar ga terbatas di saham yang puntung rokok. emiten yang dicari investor adalah emiten yang terdiskon dari nilai aslinya. titik. ga musti saham gocapan juga yang dicari. bukan juga saham yang harganya tidur terus terusan. contohnya saham terdiskon di IHSG ada BMRI atau BBRI yang masih terdiskon sekitar 30% dari nilainya.

Tapi saya tetep istiqomah sebagai swing trader. hehe. mungkin karena saya moderate-agresif (baca : malas analisis lap. keuangan) jadi saya tetap milih jadi trader aja.

Bagian selanjutnya dari tulisan ini adalah membahas asumsi pergerakan market hingga awal tahun depan. ada alasan alasan baik teknikal maupun secara sudut pandang makro ekonomi yang pada kesimpulannya bulan desember ini akan cukup menentukan pada pergerakan IHSG diawal tahun depan ( ini hasil nanya-nanya ke pak hans kwee dan jhn veter ). selain itu juga ada alasan mengapa koreksi DOW JONES di jumat kemarin bisa dilihat sebagai kesempatan akumulasi. aslinya saya sudah tulis sampai panjang ke bawah. Sayangnya tulisan panjang lebar itu ngilang, draft nya ga ke save ama si wordpress. siaul bener. saya males lah nulis ulang. dibawah ini chart chart yang bisa di analisa sendiri ya.

DOW JONES INDUSTRIAL AVERAGE

Dibawah ini IHSG Daily dan Weekly. kalau swing, kita perlu perhatikan bentuk candle weekly untuk minggu depan. chart daily IHSG yang tidak menyentuh ret 100% (5100) sebelum kembali rebound bisa menjadi sentimen bagus, namun reboundnya masih nanggung.  seminggu kedepan cukup menentukan.

IHSG Weekly . MACD golden cross. Stochastic ada di nilai 70an.

Udah ya, jadi ga keren gini tulisan ini. padahal tadi udah jadi ulasan panjang lebar lah. pokoknya si walaupun hanya menggunakan chart  diatas bisa kita manfaatkan sebagai analisa psikologi massa saat ini. sehingga dapat dijadikan pedoman dalam pengambilan keputusan.  yang kawatir soal koreksi DOW JONES. tenang aja. hingga saat ini belum ada tanda tanda capital outflow. selama chart belum menunjukan hal itu, berarti crash / koreksi besar masih menjadi asumsi. lalu hal hal seperti persiapan window dressing dan laporan kinerja manajer investasi diakhir tahun bisa dijadikan juga perlu dipertimbangkan.

Portofolio diakhir Agustus

Sebenarnya bikin rekap bulan agustus kemarin. tapi mau update porto dulu deh. ditulisan sebelumnya saya berharap IHSG akan terkoreksi. ternyata resisten pertamanya ditembus. jadi akhirnya saya positioning. langsung aja ya.

porto 1 porto

bisa baca tabel dan chart diatas kan?

Hari ini regional jelek. russia ama ukraina memanas lagi. beritanya malah pasukan russia sudah masuk ukraina. rame deh. tapi untungnya data ekonomi amerika yahud. GDP nya aja 4.2% vs 4% estimated. data jobless claim juga lebih baik dari estimasi. semoga kuat menahan dan bisa mendorong DJI bikin higher high. biar IHSG juga ikutan 🙂

Jika besok IHSG kembali menembus resisten, arah pergerakannya ke 5215. semoga penembusan resisten hari ini bukan false signal y. lets see how it’s gonna be. 

UPDATE 

DJI dibuka -75poin. semoga cuma smokescreen granade aja. kalau ga kuat. terus besok IHSG tembus support. berarti skenario yang di-post sebelumnya kembali digunakan.

Older posts

© 2018 a Trend Trader

Theme by Anders NorenUp ↑