Tag: Outlook IHSG

Kapan nih positioning?

Akhir pekan lalu IHSG ditutup diangka cantik. 4949. ret 0.618% alias 4999 di bablas dengan volume yang lebih besar dari hari sebelumnya. 4949 sendiri cukup dekat dengan ret 0.764% atau 4936 which is kemarin sudah sempat di sentuh. but ret 0.764% memang ga mainstrem. tapi bukan berarti bisa di abaikan. selain itu Jika diperhatikan lebih dalam ternyata selain menjebol ret 0.618% IHSG juga menembus support cari candle panjang ijo tangga  7/7/2014 di 4955. jadi memang harapannya ada di ret 0.764% ini.

Opsi IHSG pergerakannya menurut gambar diatas ada 2. pertama kembali meneruskan ke trend turun ke ret 0% atau yang kedua ini cukup saya yakini yaitu IHSG akan kembali ke ret 50%. kenapa kembali ke ret 50%? karena menurut buku pak satrio utomo setiap penembusan ret 50% yang tanpa resistensi atau langsung ditembus maka potensi rebound menyentuh ret 50% sebelum melanjutkan koreksi cukup tinggi. karena di ret 0.618 % tidak terjadi rebound. maka harapan kita ada di ret 0.764% ini.

eh btw kalau anda pengguna fibo, pasti ngeh kalau setiap retracement disebuah range harga biasanya adalah retracement persen berbeda dari tarikan fibo dengan range yang berbeda. cotohnya begini. ret 0, 50% gambar diatas itu juga merupakan ret 0.382% dari tarikan fibonacci retracement pada rentang yang lebih besar. cobain deh. pasti nemu.

Maksud saya hal tsb juga berlaku untuk ret 0.764%. jadi tidak bisa di anggap remeh potensi rebound senin besok.

Lantas apakah saya sudah positioning? Belum, modal kecil aja. sekali tembak langsung abis. kalau dikit-dikit tembus support lama lama abis ekuitas ane. jadi mau ga mau harus disiplin melihat konfirmasi rebound dulu baru berani positioning. ga boleh spekulasi.

Selain belum ada konfirmasi, alasan saya belum positioning adalah :

  1. Asing masih cukup agresif jualan dan entah apa alasannya.  semua masih meraba-raba. politik? merasa sudah saatnya TP?  apa duitnya pindah ke hongkong? atau ke india, kl ga salah disana suku bunga 8% y?
  2. Oktober adalah yang memang cenderung bulan koreksi untuk IHSG. jika anda membaca tulisan saya di almanak IHSG yang menggambarkan Dibulan apa saja IHSG turun dan naik. maka dapat diketaui bahwa September dan Oktober memang bulan koreksi bagi IHSG.
  3. Senin masih ada pemilihan ketua MPR. jabatannya sih ga se-strategis pimpinan DPR. tapi DRAMA-nya nanti sepertinya akan sama hebohnya. dan tentu itu akan digoreng abis ama media efeknya tentu hal ini akan mempengaruhi psikologis market.

Mari kita lihat chart weekly IHSG 

Jika dilihat dari chart weekly, potensi koreksi hingga menyentuh trendline di 4861 tidak bisa di abaikan. MACD dan Stochastic juga mendukung koreksi. untuk saya yang sedang berusaha beralih menjadi swing trader. saya rasa pilihan positioning tidak bijaksana.

as they always said, beli ketika koreksi, jual ketika naik. kalimat cantik ini cocok buat bandar, fund manager, investor intinya sih orang bermodal besar. dan memang that’s what they do. mereka akumulasi disaat proses koreksi. kalau akumulasi di bottom. mereka hanya akan dapat barang sedikit keles. keburu rame ama retail. tapi saya bukan big fund. modal saya cuma 2digit. sekali tembak abis. hihihi

So, Kapan dong positioning? saya rencana senin / selasa.

loh, katanya oktober bulan koreksi. terus ente swing. ngapain positioning!

eh, jangan salah lihat chart weekly di atas ya. ga musti terjadi koreksi, sideways juga bisa. toh kan dengan sideways trendline tetap bisa di sentuh. see? cuma yang bikin galau itu. semua ngiler ama bluechips yang terkoreksi. tapi asing kan lagi jualan. lah asing jualannnya kan bluechips. jadi ngeri-ngeri sedap deh kalau buy bluechips.

satu lagi. saya baru tau kalau ada aturan yang membatasi kepemilikan MI atas sebuah saham adalah maksimal 10% ekuitas. jadi setiap MI itu paling sedikit pasti punya 10 emiten dalam portofolio mereka karana 100% : 10%. jika begitu maka jika terjadi koreksi maka kira kira bla..blaa..blaa. nanti di artikel selanjutnya ya

Changing plan paktua?

Bagaimana portofolio anda di bulan september? saya full cash sejak tanggal 10 lalu. kerugian saya cukup signifikan yang akhirnya membuat saya harus memutuskan full cash dulu. hal yang menjadi catatan dari loss yang saya alami adalah :

1. Saya sendiri sudah meramalkan bahwa arah pergerakan IHSG akan koreksi. hingga tanggal 29 agustus sepertinya hal trsb terkonfirmasi. namun tanggal 3 september resisten all the time high IHSG ditembus. dan disinilah kesalah saya terjadi.

2. Karna resisten ditembus saya positioning, sebenarnya saya sendiri sudah positioning sejak awal september. gainnya juga lumayan, saya main cepat. gaya bulan agustus kemarin. namun karena pada catatan bulan agustus bahwa saya harus sedikit lebih bijak (baca agresif) dalam porsi positioning. maka saya akhirnya mencoba positioning dengan porsi yang lebih besar. terlalu besar.

3. Menjelang tanggal 4 september saya coba full porto dengan hanya 2 porto. TAXI dan LPKR. dan dua duanya jackpot! CL di TAXI karena terlalu euforia setelah sempat taking profit cukup tinggi. habis TP saya positioning dengan lot besar. harga turun akhirnya saya CL. LPKR sendiri walaupun terus turun tidak saya CL. saya average down. sampai full porto. dan akhirnya terpaksa CL juga. biaya belajar yang cukup mahal untuk latihan porsi positioning.

Karena lotnya besar. jadi % loss nya lumayan banget terhadap total modal. bukan cuma gain saya bulan lalu hilang. saya juga loss bahkan sepertinya lebih besar dari pada gain bulan lalu.

Saya sendiri punya toleransi kerugian hingga 15% total modal untuk kerugian. selain sebagai ‘biaya’ belajar. karena saya sendiri ga pernah ikut pelatihan. cuma modal buku dan internet. kerugian saya perlukan untuk mempelajari psikologi state saat harus CL dan mengalami loss. mempelajari psikologi state ini sangat penting. agar ga euforia. euforia saat loss atau eforia saat gain. lagi pula cita-cita saya adalah financial freedom, jadi wajarnya harus merasakan rugi dulu. masa belum setahun belajar saham udah langsung lancar jaya. ga asik. btw 15% sedikit lagi akan tercapai. sisa kurang 5%.

Selain kerugian yang cukup signifikan, ada hal lain yang menuntut saya untuk full cash terlebih dahulu. yaitu waktu.

Hingga agustus kemarin saya masih mahasiswa, kerjaan cuma kerjain thesis aja. berhubung akhir juli saya sudah sidang thesis dan alhamdulillah lulus, sejak september saya mulai masuk kantor. hal ini yang saya tidak perhitungkan. ternyata waktu dan tingkat keletihan akibat ngantor membuat waktu saya untuk analisis atau memantau pergerakan saham sangat minim. hal ini menuntut saya untuk mengganti strategi.

Belum lagi kalau dinas-dinas, belum tentu ketersediaan internet di daerah bisa setiap saat ada. Maka tuntutan mengubah strategi menjadi cukup mendesak. saya yang (merasa) ngikut mazhab nya bapak satrio utomo yang cuma modal chart dan biasanya hanya main range waktu 1-5 hari akhirnya harus belajar metode lain.

Pilihannya paling mudah sebenarnya cukup memperlebar resisten dan support agar tetap menggunakan analis teknikal yang sama, namun karena saya rasa september memang waktunya koreksi, lalu sebentar lagi the fed akan menaikan suku bunga dan most likely begitu juga dengan suku bunga BI dan tentu diikuti oleh tingkat inflasi yang naik. belum lagi kenaikan harga BBM. sepertinya saya harus belajar fundamental analisis.

Terus terang, saat pertama belajar saham, blog saham pertama yang saya temui ada blog pak satrio, setelah mencoba dengan style trading saya.ternyata langsung klop, hal itu membuat saya cenderung menjauhi tulisan atau metode yang berbeda (baca fundalmental analisis). so kalau anda tanya saya menghitung valuasi maka saya ga bakal bisa. saya ga paham ama sekali fundamental analisis. kalau di kaskus atau stockbit suka nyebut PER, ROE, seriusan saya ga paham. apalagi kalau baca laporan keuangan. sentimen sirkulasi harga komoditas aja saya cuekin. modal saya cuma chart aja selama ini. cuma 4. chart. candlestick, rsi, macd. udah.

Terdesak dengan tuntutan perubahan strategi. saya akhirnya membeli buku happy investing bapak john veter. perubahan gaya / strategi belum saya tentukan nantinya bakal fundamental yang seperti apa. karena belum selesai juga ni baca dua bukunya. tapi kayaknya ini timeline gaya positioning pak john veter nya lumayan lama. karena menurut beliau investing itu bukan dagang (trading). tapi duit yang bekerja untuk kita.

Jika kalian trader yang murni analisis teknikal seperti saya, dengan kenaikan suku bunga dan inflasi didepan mata. sepertinya memang harus belajar fundamental analisis deh. dan buku happy investing cukup yahud dibanding buku-buku yang biasa saya colong baca di gramedia.

btw gimana untuk target outlook september? saya rasa targetnya masih seperti tulisan outlook bulan septembertidak bijaksana positioning jika target koreksi belum tercapai atau tidak ada konfirmasi pembalikan arah IHSG. jadi pilihannya main pendek 1-2 hari. cari yang teknikal rebound atau kalau ga punya waktu liat running trade ya  fullcash aja

© 2018 a Trend Trader

Theme by Anders NorenUp ↑