Jika anda kebetulan membaca artikel ini dan memang mencari tips menjadi seorang trader yang baik. lanjutkan membaca. jika anda seorang trader dan konsisten loss atau hanya impas. teruskan membaca. saya seorang trader. mash baru. dua bulan juga belum. tapi saya ingin berbagi dengan anda semua. jadi teruskan membaca.

Tahukah anda bahwa tahapan meraih cita-cita adalah sebagai berikut : MENJADI – MELAKUKAN – MEMPUNYAI

Lantas apa tips saya agar anda, saya dan kita semua sukses dalam berbisnis saham? kita harus MENJADI trader. Sudah pernah dengan psikologi trading? saya yakin anda paham konsep psikologi trading. tapi apa anda melakukannya? psikologi trading adalah kecerdasan emosi dalam trading. coba sebut buku yang menjelaskan betapa pentingnya DISIPLIN dalam trading. disiplin itu didapat dari kecerdasan emosi seorang trader. jadi disiplin ini muncul otomatis. bukan karena ingin atau paham. tapi karena memang secara emosi DISIPLIN ini sudah menyatu dalam dirinya. karena yang dibahas adalah trader. maka disiplin dalam rencana trading.

Maksud saya adalah kita cenderung tidak MENJADI trader. kita langsung MELAKUKAN dan MEMPUNYA. hampir semau buku trading lebih cenderung membahas tahap MELAKUKAN. atau jika anda masih bingung maksud saya. yang dimaksud MELAKUKAN adalah meningkatkan kecerdasan sistem. analisis tteknikal. analisis fundamental. indikator bla bla bla. itu yang disebut kecerdasan sistem dalam trading.

Jadi mempelajari analisis teknikal adalah proses MELAKUKAN. Analisis teknikal itu mudah orang tinggal tarik tarik. lihat batasnya tembus atau tidak. beres deh. coba sebut berapa buku yang anda baca yang menyatakan bahwa analisis teknikal seorang profesional itu harusnya simpel dan mudah atau bahkan sangat sederhana. karena pada intinya ya memang sederhana. yang bikin jadi rumit adalah ketidak mampuan kita MENJADI trader. sehingga secara emosi kita mencari analisis teknikal yang njlimet dan rumit. secara emosi kita selalu mencari pembelaan. secara emosi kita tidak bisa membedakan mana opini dan mana fakta. karena apa? karena kita tidak MENJADI trader!

Sudah mulai paham y 😀 tapi pertanyaannya, apakahk MELAKUKAN ini tidak bisa sukses? tentu bisa. tapi tentu secara long term mereka tidak sukses. karena cenderung tidak kuat secara emosi. trading sudah sukses. tiba-tiba ada masalah keluarga atau masalah external sehingga mempengaruhi keputusan trading. akhirnya loss. sekali-dua kali terjadi. lalu melanggar trading rules. sekali-dua kali. begitu seterusnya lama lama gagal jadi trader.

Contoh kecerdasan emosi bukan cuma DISIPLIN. contoh lainnya adalah kecerdasan emosi mengelola profit / loss. ingat bukan kecerdasan sistem tapi dalam area kecerdasan emosi. eh sudah dulu y. saya lanjut ke edisi ke 2 lain kali. sudah magrib. sementara silahkan di elaborasi sendiri y.