Setelah tulisan terkahir tentang balancing risk dan positioning size, pemikiran tentang pentingnya magnitude profit yang memadai terus muncul di kepala.. iya, sejak tulisan itu saya terus mensimulasikan skenario terbaik menentukan kadar risk yang tepat dengan potensi return yang layak.

imho, jika disederhanakan maka ada 3 fase karir seorang trader yaitu

learning >> profitable >> making money. 

dan jika saya tidak salah, maka pentingnya magnitude profit yang layak akan muncul sebagai kegelisahan anda saat anda sudah di fase profitable.

ijinkan saya menjelaskan-nya dengan sebuah kisah fiksi.

*——–

fase learning

paktua adalah seorang trader, dan seperti trader pada umumnya, paktua juga merasakan fase dimana seorang trader kehilangan uangnya.. losing money day by day… untung-nya paktua tetap survive. hingga pada akhir tahun ke-tiga nya sebagai seorang trader. paktua akhirnya mahfum bahwa trading adalah soal manajemen risiko, karena tidak ada satupun orang yang tahu akan harga esok hari, maka tidak ada gunakanya bersibuk ria soal hal yang tidak menjadi kendali-nya. lebih baik fokus pada hal-hal yang menjadi domainnya saja..

seiring berjalannya waktu, paktua semakin paham akan kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya.. hal tersebut ia pahami dan manfaatkan sebagai input dalam menyesuaikan sistem yang digunakan,. maka melalui serangkaian perbaikan dan uji coba, paktua berhasil memperbaiki kinerjanya secara terukur. ia tidak lagi terus-menerus kehilangan uang,, bisa dikatakan saat ini dia sudah mencapai fase breakeven.

perkembangan ini tentu sangat menggembirakan, paktua tau dia sudah dekat dengan tujuannya.

fase profitable

dengan disiplin untuk berpegang teguh pada apa yang bekerja baik, paktua berusaha terus beroperasi pada circle of competence dari apa yang telah dipelajari.. minggu berganti bulan.. semuanya terlihat berjalan dengan baik. paktua  mulai menghasilkan uang secara konsisten… hahaha.. dia akhirnya berhasil melewatinya guys… sepertinya sudah tidak ada yang dapat menghalangi paktua dengan cita-citanya.. hanya langit yang menjadi batasnya.

Namun, pada akhir setiap bulan, saldo akun paktua sepertinya tidak tumbuh secara signifikan.. walaupun ia telah konsisten memperoleh return positif… tidak ada pertumbuhan yang berarti.

kenapa?

disinilah pentingnya magnitude profit yang layak muncul sebagai isu.

disinilah bagian dari kisah pengembangan karir trading yang jarang anda dengar…

trading dibungkus menjadi sangat menarik hingga seolah-olah anda dapat memperoleh hasil yang signifikan dengan cukup disiplin dengan sistem yang anda gunakan.. nope. ini bukan cuma soal disiplin guys..

saat anda sudah mahfum soal risiko dalam trading, anda akan menghargai risiko sehingga anda mahfum bahwa semuanya harus seimbang, dan menentukan sweet spot antara resiko dan potensi return adalah pe-er besar sebelum anda melangkah pada fase berikutnya.. yup. titik ini adalah pembeda trader yang profitable dan trader yang making money. 

fase making money.

kisah fiksi-nya sementara masih berhenti di fase profitable. karena terus terang saya belum sampai ke fase ini.

——–*

namun tentu saya punya beberapa teori.. let me try it first. then i’ll write it here.

jika anda punya teori apa yang sebaiknya dilakukan oleh paktua, silahkan tulis di kolom komentar.

terima kasih sudah membaca. semoga bermanfaat.

ps:

saya punya bacaan bagus soal bagaimana mengurangi volatilitas portfolio yang bersamaan dengan meningkatkan potensi return disini.