Jangan heran ama judulnya, jika anda perhatikan, semua judul review bulanan selalu dua kata dengan huruf awal yang sama, jadi kalo aneh ato ga nyambung, ya mohon maklum, wong saya juga asal tulis, apa yang ada di otak aja. mari kita mulai review bulanan.

tadinya, saya pikir bulan mei ini akan cukup membosankan, karena sampai minggu kedua sepi sekali akan peluang. ternyata kenyataan berkata lain, bayangkan jumlah transaksi aja sampai 49 trx, saya rasa ini yang tertinggi diantara bulan sebelumnya. kesimpulannya cuma satu = impulsive buying WAJIB dikurangi!!

EXPECTANCY.

hal lain yang layak catat dibulan ini adalah jumlah retunr high -R yang sampai 5 posisi, jelas hal ini ga boleh dibecandain, sangat berbahaya untuk kelangsungan karir trading saya.  walaupun begitu, untungnya expectancy saya masih positif. nilainya 0,15R untuk setiap posisi, maka jika nilai itu di kali 49 trx plus 4 divident, nilai itu setara 6,43R dipotong fee setengahnya jadi 3,38R. jelas belum membanggakan. nilai segitu si masih impas buat internet sama ngemil doank.

R RETURN.

makna small, medium dan large -R atau +R:

  • small -R = 0R > x < -0,5R atau antara 0R sampai kurang dari -0,5R
  • medium -R = -0,5R >= x < -1R atau antara -0,5R sampai kurang dari -1R
  • big -R = x > -1R atau diatas -1R
  • small +R = 0R > x < 1R atau antara 0R sampai kurang dari 1R
  • medium -R = 1R >= x < 3R atau antara 1R sampai kurang dari 3R
  • big +R = x > 3R atau diatas 3R

return chart.

mari kita bahas high -R

  1. LPPF. entry: saya masuk saat diagonal trendline jangka pendek ditembus, walaupun jika dianalisa resisten dari garis horizontal sudah terlalu dekat, maka seyogyanya saya memang belum masuk saham ini, apalagi didekatnya sudah ma200. fuck me! exit: exit saat garis trendline nya di tembus oleh harga yang turun. sialnya persis mantul di buystop, lalu kemabli mencoba menembus ma200. dan gagal. soal size, jumlahnya sudha sesuai, makanya kerasa banget lossnya. kesimpulannya: sangat mungkin diperbaiki jika saya lebih sabar menunggu harga tembus ma200, terlambat lebih baik dari pada mendahului konfirmasi.
  2. BRPT. entry: masuk saat mantul di buystop dengan target terdekat resisten di 3720-ish. sayangnya besok langsung direject hebat. exit: saya exit h+1 konfirmasi setelah harga ditutup dibawah buystop. kesimpulan: emang lagi sial aja.
  3. SRIL. entry: i lost track here. really stupid. impulsif buying, padahal harga secara risk sangat tidak sepadan, struktur harga pun sangat tidak masuk kriteria ‘menarik’ bagi saya. aneh.
  4. SCMA. entry: masuk saat harga menembus resisten sidewaysnya, eh ternyata malah ditutup direject dengan buruk, besoknya sideways dan setelah harga ditutup dibawah buystop saya memutuskan menghormati garis stoploss. kesimpulan: lagi sial aja.
  5. INAF. entry: setelah profit taking 2,5R saat mencapai target, saya masuk lagi begitu resisten di tembus, besoknya pun harga masih rally, cuma ternyata hari-hari berikutnya harga di hajar kebawah. emang lagi sial aja ini si.

upaya perbaikan:

  1. re-analize setiap keputusan beli dan jual. sesaat impulsif beli/jual muncul. diam. meditasi dan analisa kelakuan dan chart secara seksama.
  2. menggeser stop ke breakeven saya rasa cukup rasional.

R ANALISYS.

pe-ernya masih sama, yaitu bagaimana meng-ecilkan average -R dan meninggikan average +R. saya punya strategi baru dibulan ini, yaitu dengan membesarkan nilai R. dan lebih menghargai stop. kita akan lihat hasilnya di bulan depan.

PREVIOUS AND THIS MONTH NOTE.

honor the size. and be transparent dengan sudah menjalankan hal ini, saya mencoba lebih ‘naik kelas’ dengan menggandakan nilai R. harapannya agar saya jadi lebih ‘waspada’ dalam emngambil posisi karena sekali loss 1 R ini sangat nampol, kena 3R aja udah hampir 1kali gaji. mampus.

sampai jumpa dicatatan bulan depan.