tepat seminggu yang lalu saya secara tidak sengaja ikut pelatihan property syariah, tempatnya di pusat studi bahasa jepang, univ. Ui depok. Awalnya jadwal saya hanya mengantar rahmah, lalu nongkrong di kantin ui untuk menulis artikel buat update blog ini, namun ternyata Allah berencana lain, pelatihan dengan biaya masuk 3,5juta itu tanpa direncanakan memberikan saya akses gratis untuk ikut hadir. Lumayan bet. 

saya ga mau ngomong property, saya hanya ingin sharing mindset keren yang saya dapat di pelatihan tsb, dan saya rasa jika anda sudah baca tulisan saya tentang kenapa saya memulai project RSGN, dan jika anda sepakat, maka saya rasa anda perlu tau kerangka pikir yang diajarkam di workshop tsb. 

Mindset atau kerangka pikir menurut saya salah satu dari 3 kombinasi utama seseorang untuk sukses. Memiliki 3 kombinasi tepat antara mindset, fokus dan formula adalah rangkaian kombinasi yang wajib anda miliki untuk sukses. perlu dingat, ini hanya hipotesa saya. Hehe

Mindset menentukan perspektif kita, fokus menjaga attitude kita untuk tetap on course. Formula adalah guidence praktikal di bidang yang ingin kita tekuni. imho, Kalo di saham, mindset itu pilihan dan pengenalan seberapa dalam terhadap diri anda, mau jadi investor / trader. pilihan antara dua jalur itu baik secara sadar dan di alam bawah sadar akan menentukan perspektif anda terhadap harga / value dari sebuah saham. menentukan kelakuan anda yg merupakan output dari mindset/kerangka pikir yang dipilih. ribet ya? Wkwkwkw

fokus akan menjaga attitude kita terhadap ‘pilihan’ mindset, saya kasih petik karena memilih mindset / kerangka pikir itu sulit bet, bergeser kuadran midnset itu sulit pake bangeeettt. why? Karena mindset / kerangka pikir itu terbentuk sejak mash bayi, seoanjang idup, makin berumur makin membatu, atau makin susah diubah. maka perku keikhlasan dan oengenalan diri tingkat tinggi buat geser menggeser mindset ini. 

formulas? ini trading system, trading metode, turunan praktikal. Imho lagi, 3 kombinasi ini kudu singkron. dan tepat kadarnya. ga musti investoer mindset kudu formula investor. Selama formulanya memiliki kadar yg tepat. Maka saya rasa tetap bakal sukses. 

okeh, tulisan diatas mash intro, mash hopotesa saya semua, mari kita bahas apa yang saya rasa anda perlu pkirikan soal pengali diri.

hasil perenungan saya, wealth itu rumusnya = diri 

kl unstad nasrullah bahas soal trader property. Maka wealth itu : diri x property. 

Dikali prop karena prop adalah income lain selain kerjaan sehari hari. 

kalo anda pemain properti tipe investor maka rumus anda m wealth: diri x bank x property x usaha (diatas prioerty tsb)

Nangkep ga? diri anda dikali bank yang minjemin leverage dikali nilai prop dikali income dari usaha diatas property tsb. 

Jadi makin tinggi level kita, harusnya pengalinya banyak, katakanlah saya broker. Maka pengali saya adalah diri x fee x consumen x bank x media massa X brand

Diri saya, dikali fee dari aturan main disaham yang saya tentukan, dikali sejumlah client dr broker saya saya  dikali bank yang ngutangin saya untuk jadi broker dikali media massa yang negliput saya agar broker saya makin terkenal. 

udah mulai ngerti ya? 

memahami bahwa wealth / kekayaan adalah hanya perkalian hal hal diatas ini saya rasa sangat penting. 

project RSGN adalah memang bukan dalam rangka memperkaya diri, namun bagian dr procect CMPND yang dijadwalkan kick off april 2017. nah project CMPND lah yang punya target menaikkan wealth. 

Namun karena sudah paham soal pengali ini, pendekatannya harusnya berubah. Jika saya tetap melakukan apa yang saya lakukan saya hanya punya dua pengali yaitu wealth saya: diri x mr. Market. saya perlu mencari pengali tambahan. anda perlu mencari pengali tambahan. 

pengali plng aksesibel bagi trader, sekaligus pedang bermata dua adalah margin. lalu ada client jika anda ingin membuka jasa, lalu bisa saja bank. media massa bisa selalu menjadi pengali efektif plus tentu pengali plng tak ternilai adalah brand. 

jadi brapa banyak pengali anda?