sebagai trend follower, basic entry dan exit rule of the game cukup sederhana.. kira kira bunyinya seperti ini. Exit signal is simply the reversal of entry signal

sinyal jual adalah kebalikan dari sinyal beli. titik.

justifikasinya mudah,.. jika anda seorang trend follower, maka sinyal beli hanya akan muncul jika kriteria bahwa harga telah bergerak trending telah terpenuhi. dengan kata lain, jika kriteria tsb sudah tidak di penuhi, maka saatnya jual, atau sinyal jual adalah kebalikan dari sinyal beli.. agree?

maka karena sinyal jual adalah kebalikan dari sinyal beli. sangat masuk akal jika hal yang sangat krusial bagi seorang trend follower untuk letting profit run.  ya maklum saja, dua aturan tersebut memang saling terkait.. anda hanya akan dapat di katakan letting profit run jika dan hanya jika menjual posisi yang sudah dimana struktur harga saham tsb tidak lagi memenuhi kriteria beli.

imho, melanggar dua aturan tersebut menurut saya adalah cardinal sins bagi trend follower.

dan bulan ini saya melakukannya. di 4 saham*. dammit.

saya akan coba kasih alasan mengapa (menurut saya) melanggar aturan di atas dianggap cardinal sins

pertama, sudah kita ketahui bersama jika win rate seorang trend follower cukup rendah, maka seperti tipe trader lainnya, syarat utama untuk tetap bertahan di dunia saham adalah positive expectancy.. maka:

  • sehingga dengan winrate yang rendah (lebih banyak rugi) ditambah
  • selft sabotage dengan melakukan exit terlalu cepat adalah kombinasi sempurna untuk mengakhiri karir seorang trader.

kedua dan ketiga sama seperti no. 1

ke empat. if you claim yourself as a trend following trader, you should act like one

selanjutnya, saya akan coba kasih alasan mengapa (menurut saya) cukup lumrah kita melakukan cardinal sins diatas?  karena kita mudah sekali terperangkap ilusi keinginan untuk melakukan hal yang benar

human mind is not geard for “Cutting losses and Letting Profits Run” it wants the opposite because it wants to be RIGHT on every trade. padahal di dunia saham, being right itu tidak ekivalen dengan making money (positive expectancy).

sejauh ini, sudah 4 kali saya melakukan cardinal sin, 4 saham tersebut adalah BRPT, DOID, SMBR dan MEDC. jika di review, diaantara 4 saham tersebut, tiga diantaranya ngacir ke utara sedangkan MEDC sepertinya masih konsolidasi. dammit.

target saya bulan depan hal ini tidak boleh di ulangi. titik.!