A good exit signal doesn’t just get you out when needed, a really good exit signal keeps you in

dan exit signal trend following itu biasanya ‘lebar’, dengan kata lain punya efek samping yaitu kebanyakan nganggur. buktinya dari 18 total trade di jurnal oktober (8 diantaranya adalah carry over dari bulan september) baru 2 yang closed.

sehingga istilah ‘sit tight‘ bang jesse livermore itu bukan cuma soal letting profit run, tapi juga perkara being inactive. dan terus terang, mengambil sikap ‘diam’ atau ‘tidak berpartisipasi’ itu sulit sekali.

jika tidak menemukan alasan untuk menjual posisi, maka godaan untuk membeli saham baru akan menguji ke-istiqomah-an kita. serius.

sebagai contoh,

sejak akhir bulan 9 sektor mining mengalami peningkatan momentum, puncaknya 2 minggu ini mayoritas saham mining menembus (atau sedang berusaha menembus) resisten konsolidasi. 4 oktober saya beli PTBA, dan ke-esokan harinya HRUM. dan seiring momentum yang terus meningkat, hingga saat ini di portfolio saya ada 5 saham MINING. LIMAAAA!!

fuuck!! kenapa ga sekalian aja semua saham mining dibeli.

kebiasaan untuk masuk di banyak saham dalam satu sektor sebenarnya sudah saya observasi sejak lama, dan untuk meminimalisir hal tsb terjadi, maka saya men-skenariokan untuk meng-konsentrasikan alokasi size di 1-2 saham terbaik di sektor yang memiliki momentum naik.

namun sekali lagi, mengambil sikap ‘diam’ atau ‘tidak berpartisipasi’ itu sulit sekali.

dan sialnya, sebagai trend following kita punya banyak waktu nganggur.