kita akrab dengan istilah deja vu, yaitu perasaan familiar akan kejadian / hal yang baru saja alami, kita merasakan bahwa kejadian / hal yang baru saja kita alami tsb seperti sudah pernah kita alami, padahal hal tersebut baru saja terjadi,,,lantas apakah anda tau kebalikan dari deja vu?

kebalikan dari deja vu adalah vuja de, tentu, karena vuja de adalah kebalikan dari deja vu, maka vuja de adalah kejadiaan dimana saat kita mengalami hal yang familiar namun terasa berbeda karena kita memiliki perspektif yang berbeda, dengan kata lain hal tsb terasa berbeda karena level knowledge / informasi kita ttg hal tersebut cukup signifikan berbeda saat pertama kita mengalaminya.  semuanya terasa baru/berbeda. seperti anda baru mengalami hal tersebut untuk pertama kali.

sebagai contoh begini.

kita sebagai seorang trader (terutama teknikal trader) menggunakan grafik harga untuk menganalisa atau mengantisipasi potensi pergerakan harga. katakanlah di layar analisis kita hanya ada harga dan volume. lalu suatu ketika anda belajar tentang garis2 support, resisten dan trendline. maka terjadilah vuja de.

vuja de. grafik harga tidak terlihat seperti biasanya, infomasi yang anda proses saat melihat grafik harga tidak sama lagi, akan ada garis garis bayang support, resisten dan trendline yang berusaha anda cari saat melihat garis, struktur grafik yang dulunya menarik tidak lagi menarik karena sudah mendekati resisten, atau malah sebaliknya menjadi menarik karena sedang di garis support. dst.

lantas anda belajar tentang pola candlestick, harami, engulfing, doji dan seterusnya, maka sekali lagi anda mengalami vuja de.

vuja de. grafik harga tidak terlihat seperti biasanya, infomasi yang anda proses saat melihat grafik harga tidak sama lagi, informasi yang anda cari dan proses akan bertambah, selain struktur relative harga terhadap garis support, resisten dan trendline, anda juga akan memperhatikan candle pattern. terjadi lagi… semua terasa berbeda. grafik yang dulunya menarik, menjadi relatif jelek atau biasa saja karena candle pattern dari harga tidak menarik, atau sebaliknya.

merasa tidak percaya diri tanpa indicator, anda belajar macd, rsi, cci, adx dan sebagainya. sekali lagi anda akan mengalami vuja de.

vuja de. grafik harga tidak terlihat seperti biasanya, infomasi yang anda proses saat melihat grafik harga tidak sama lagi, sekarang tidak hanya garis bayang support dan resisten, dan candle pattern,.. anda juga memperhatikan sinyal dari indicator. this happen all over again. screen time yang sudah anda lakukan ratusan bahkan jutaan kali, semua terasa baru dan berbeda.

ada satu quote dari albert enstein tentang vuja de.

“‘A great thought begins by seeing something differently, with a shift of the mind’s eye.”

saya harap anda sudah mulai mengerti tentang konsep vuja de,,, dan imho, proses vuja de akan cukup sering dialami oleh trader yang sedang dalam proses pembelajaran. karena setiap ada hal / konsep baru yang dipelajari, maka grafik harga yang sudah jutaan kali dilihat menjadi berbeda, terasa fresh.

tidak perlu hal yang rumit untuk mengalami vuja de, bahkan paham konsep sederhana dari dow theory akan membawa anda ke level berbeda saat menganalisa harga.

vuja de adalah tanda anda berkembang.. tanda anda terus belajar….. baik ke arah lebih baik, atau tidak.

nah, jadi sudah kita pahami bahwa fresh eye akan muncul dengan merubah perspektif, menambah knowledge / informasi. maka vuja de tidak melulu berarti baik, ia hanya berarti bahwa terjadi pergeseran persepktif. sehinggal hal penting yang menjadi kunci adalah jangan sampe anda justru bergeser ke persepktif yang tidak tepat.

bagaimana cara menjaga persepktif dan pikiran anda?

pilihlah bacaan yang tepat, filter informasi yang anda terima dan akan anda terima, selektif terhadap asupan gizi otak sangat penting, semua dimulai dari diri anda, dan lingkungan dan pergaulan anda. baik di dunia nyata maupun di social media.

maan, tulisan ini serius bet. hehe. cukup ya. semoga bermanfaat.