sudah 3 pekan terlewati sejak tulisan saya when and why , bukan karena saya kehabisan ide, bukan juga karena di akhir september saya seminggu penuh keliling lombok, tapi karena sejak tulisan terakhir saya sedang bereksperimen soal decision making, tepatnya pengambilan keputusan dalam poker. ada banyak ide menulis soal kemiripan playing poker dan trading,  mana yang lebih mudah, dan bagaimana prinsip dalam poker bisa di terapkan dalam trading. plus ide-ide yang lain

tapi ditulisan kali ini saya mau fokus tentang blisaham.com, ketimbang soal poker dan decision making yang keliahatannya lebih seksi, tema “buddysystem” menurut saya lebih penting. khususnya untuk menjadi trader yang lebih baik. 

teknik buddy system menurut saya adalah intisari dari buku thinking in bets-nya annie duke, saya suka banget buku ini sampai sampai covernya saya gunakan sebagai wallpaper hp, semata-mata untuk mengingatkan agar selalu thinking in bets

teknik buddy system pada dasarnya adalah perkumpulan open-minded people yang sepakat untuk berdiskusi sesuai pakta yang telah disepakati. Members of a decision pod can be formed by anyone where members can talk about their decision making. Forming or joining a group where the focus is on thinking in bets means modifying the usual social contract. It means agreeing to be open-minded to those who disagree with us, giving credit where it’s due, and taking responsibility where it’s appropriate, even when it makes us uncomfortable.

tujuan adalah tentu untuk berdiskusi / mengevaluasi tentang kualitas decision making yang telah / akan kita ambil, apakah masuk dalam kategori skill atau luck, apakah keputusan kita sudah benar atau salah (walauapun terkadang punya outcome yang berbeda ie. impulsive trade yang berakhir cuan), hingga encourage and celebrate a diversity of perspectives to challenge biased thinking by individual members. intinya si semua semata-mata agar pengembilan keputusan yang lebih baik

mengapa? karena pada dasarnya tidak ada keputusan benar dan keputusan salah, tidak ada yang 100 persen, kita cenderung terjebak dalam kualitas output, ini disebut resulting, padahal yang seharusnya difokuskan adalah kualitas decision making. ibarat timbangan, dalam decision making semuanya adalah kecenderungan. itulah mengapa diversity of perspectives sangat diperlukan untuk menghindari kita dari bias penilaian. biar ga terjebak dengan resulting. dengan analisa kualitas decision making, akan menjadi input kita pada decision making selanjutnya dan untuk memperoleh hal tersebut, the buddy system adalah jalan keluarnya.

learning loop.

itulah alasan saya mengembangkan blisaham.com, pada dasarnya blisaham.com dikembangkan sebagai platform buddy system. bukan untuk haha hihi, iklan grup, atau jualan stockpick. blisaham is your way to thinking in bets. bagaimana? ingin menjadi trader yang lebih baik? ingin menjadikan trading sebagai bisnis serius? 

kenapa bukan grup telegram paktua? bah, notifikasi banyak bener kalo telegram, potensi obrolan yang terdeviasi dari tujuan awal sangat tinggi, plus tumpuk menumpuk, kek stockbit, yang udah lewat ya lewat aja.

mari bergabung dalam blisaham.com , baca tata cara mendaftar dan petunjuk penggunannya disini 

sampai jumpa di sana. 

ps: rangkuman thinking in bets https://medium.com/@skueong/thinking-in-bets-making-smarter-decisions-when-you-dont-have-all-the-facts-book-notes-98f02db61c1a